POJOKSATU.id - Beberapa waktu lalu, siswa-siswa dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Bekasi dihebohkan dengan surat pembatalan kegiatan perpisahan dan pelepasan yang dikirim oleh MSB Group Event Organizer (EO).
Berdasarkan informasi sumber Pojoksatu.id, pembatalan ini dilakukan secara sepihak oleh pihak penyelenggara.
Surat pembatalan yang dikirim oleh EO kepada MAN 1 Bekasi ternyata memiliki alasan. Pihak EO merasa diserang secara pribadi oleh seseorang, sehingga mereka memutuskan untuk membatalkan kegiatan tersebut.
Tak pelak hal tersebut membuat panitia guru dan Kepala Sekolah MAN 1 Bekasi panik.
Namun, setelah pihak EO, wali murid, dan sekolah bertemu, ternyata terjadi kesalahpahaman antara EO dan sekolah.
Direktur MBS Group EO, Aditya Rizky Permana, menjelaskan awalnya perpisahan dijadwalkan pada tanggal 29 Mei hingga 1 Juni, namun jadwal tersebut ditunda.
"Kami memundurkan jadwalnya menjadi 8 Juni hingga 11 Juni. Itu adalah kesepakatan antara kami, pihak sekolah, dan wali murid," kata Adit setelah melakukan pernyataan dan penandatanganan MOU di MAN 1 Bekasi beberapa hari yang lalu.
Adit mengakui bahwa ia telah mengirimkan surat pembatalan tersebut ke sekolah karena ada rumor yang menyudutkan keluarganya, yang membuat hatinya terluka.
Namun, dia tidak menjelaskan secara pasti apa yang menyebabkan keputusan pembatalan itu diambil secara sepihak.
Kemudian, surat pembatalan yang sudah dikirimkan ditarik kembali oleh pihak EO setelah mereka duduk bersama untuk membahas masalah ini.
"Sesudah kita duduk bersama, kita memutuskan agar perpisahan tetap dilaksanakan, hanya saja waktunya dimundurkan," kata dia.
"Saya mohon maaf atas emosi sesaat saya yang membuat wali murid dan sekolah merasa kecewa. Saya akan menjalankan kegiatan ini secara profesional," demikian kata dia.
Penulis: Adika F. Utomo
Editor: Andi Saddam




