BEKASI.POJOKSATU.ID - Sebagai salah satu sekolah percontohan dalam penerapan Interactive Flat Panel (IFP) atau Smartboard, SMPN 4 Kota Bekasi resmi menerima lima unit perangkat pembelajaran digital tersebut.

Program yang digagas pemerintah pusat ini bertujuan mempercepat transformasi digital di dunia pendidikan, khususnya dalam proses belajar mengajar di sekolah.

Kepala SMPN 4 Kota Bekasi, Sungkawati, menjelaskan bahwa seluruh Smartboard telah siap dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan pembelajaran di kelas.

Baca Juga: Pemkot Bekasi Gelar Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Kelurahan 2025

“Pada Juli kami menerima satu unit, kemudian awal November datang lagi satu unit bantuan dari pemerintah pusat,” jelas Sungkawati, Rabu 19 November 2025.

Selain bantuan dari pemerintah pusat, SMPN 4 juga memperoleh tambahan perangkat dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Bekasi.

“Ada dua unit dari Pemkot Bekasi dan satu unit dari Pemprov Jabar, sehingga total menjadi lima Smartboard,” tambahnya.

Sungkawati menyampaikan apresiasinya terhadap program digitalisasi pendidikan yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto. Ia menilai, teknologi Smartboard membawa perubahan besar dalam metode pembelajaran, dari yang semula berbasis konvensional menuju digital.

Baca Juga: Banjir di Kota Bekasi Mulai Surut, Warga Kembali ke Rumah dan Diimbau Waspada Hujan Susulan

“Dengan digitalisasi, pola pikir dan kreativitas siswa berkembang jauh lebih cepat,” ujarnya.

Ia juga menyebut bahwa pembelajaran berbasis Smartboard lebih efektif dibanding metode manual yang digunakan di masa lalu.***