POJOKSATU.id - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Bekasi memberikan respons terhadap permohonan maaf Pelaksana Tugas Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, terkait pembatalan izin penggunaan Stadion Patriot Candrabhaga untuk kegiatan Senam Bareng Rakyat yang dihadiri oleh bakal calon presiden Anies Baswedan.

Kader muda PKS Kota Bekasi, Deni Ardini, mengapresiasi sikap Plt Wali Kota Tri Adhianto yang meminta maaf setelah pembatalan izin tersebut.

Namun, Deni mengatakan bahwa Tri Adhianto tidak perlu meminta maaf atas pembatalan izin jika meeespons telepon pucuk pimpinan PKS.

Baca Juga: Gara-Gara Insiden Pembatalan Acara PKS di Stadion Patriot, Kepala Dispora Kena Tegur

“Presiden kami (Presiden PKS Ahmad Syaikhu, Red) telepon ora direspon. Padahal, panitia sudah bersiap mengalihkan lokasi acara ke Stadion Multiguna. Tapi kan tidak ada respon dari sana,” tutur dia, Selasa, 1 Agustus 2023.

Deni menyayangkan respons Plt Wali Kota dan jajarannya yang terlambat memberikan alternatif lokasi acara setelah pembatalan izin.

Padahal, kata dia, panitia sudah siap mengalihkan lokasi acara ke Stadion Multiguna, tetapi tidak ada respons dari pihak terkait.

Sebagai akibat dari pembatalan izin, PKS memutuskan untuk mengganti kegiatan senam dengan flashmob di Jalan KH Noer Alie sampai depan Stadion Patriot Candrabhaga.

Keputusan ini diambil sebagai alternatif untuk tetap melaksanakan acara meskipun izin penggunaan stadion dibatalkan.

Baca Juga: Tri Minta Maaf Soal Pembatalan Acara PKS di Stadion Patriot, Statuta PSSI Baru Diketahui Hari Kamis

“Setelah viral di media baru kasih alternatif tempat. Pertanyaan, bagaimana mengkondisikan pelaksanaan event besar dengan jumlah massa yang luar biasa banyak dalam waktu sesingkat itu?” ucap dia.

Pembatalan izin ini menunjukkan pentingnya koordinasi dan komunikasi yang efektif antara pihak terkait dalam menyelenggarakan acara besar.

Sebagai partai politik, PKS tentu mengharapkan dukungan dan partisipasi masyarakat dalam acara tersebut, sehingga perlu adanya kesepahaman yang baik dalam mengatasi masalah dan menemukan solusi alternatif jika terjadi perubahan rencana.

Respons dan tanggapan yang cepat serta saling menghormati antara pihak-pihak terkait dapat membantu menghindari permasalahan yang lebih besar dan memastikan kelancaran acara yang diadakan.***