BEKASI.POJOKSATU.id – Di tengah persaingan dunia kerja yang semakin sengit, kemampuan akademik saja tak lagi cukup untuk membawa mahasiswa menuju kesuksesan. Saat ini, penguasaan soft skills atau keterampilan non-teknis menjadi aspek penting yang harus dimiliki calon profesional.

Soft skills mencakup sejumlah kemampuan penting seperti komunikasi efektif, kepemimpinan, kerja tim, penyelesaian masalah, hingga pengelolaan waktu. Keterampilan-keterampilan tersebut dapat dibangun melalui berbagai kegiatan di luar kelas, seperti bergabung dalam organisasi kampus, mengikuti pelatihan, hingga mencari pembimbing atau mentor yang tepat.

“Sekarang ini, soft skills memiliki peranan besar dalam menentukan keberhasilan seseorang di dunia kerja, bahkan lebih penting dari sekadar pencapaian akademik,” ujar Rektor Universitas Bina Insani Kota Bekasi, Indra Muis, saat diwawancarai.

Indra menjelaskan, mahasiswa yang memiliki kemampuan soft skills yang baik cenderung lebih cepat beradaptasi dengan dinamika dunia kerja serta mampu menghadapi beragam situasi dan tantangan yang kompleks.

Baca Juga: Pemkot Bekasi Targetkan PAD Capai Rp5 Triliun pada 2029, DPRD Desak Revisi Proyeksi 2026

"Selain itu, keterampilan ini juga dapat membangun kepercayaan diri dan mempermudah interaksi positif dengan rekan kerja, atasan, maupun klien,” tambahnya.

Ia mendorong mahasiswa untuk aktif dalam berbagai kegiatan kampus maupun komunitas di luar akademik guna mengasah keterampilan interpersonal dan kepemimpinan.

"Pelatihan dan workshop juga sangat bermanfaat untuk memperluas wawasan dan keterampilan baru," katanya.

Indra juga menekankan pentingnya peran mentor dalam proses pengembangan diri. Menurutnya, mentor dapat menjadi sumber motivasi, bimbingan, dan refleksi yang sangat berharga.

“Dengan penguasaan soft skills yang baik, mahasiswa akan memiliki nilai tambah yang signifikan saat memasuki dunia kerja,” tutup Indra.***