BEKASI.POJOKSATU.id – SPBU 34.171.46 yang berlokasi di Jalan Insinyur Djuanda, Bulak Kapal, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, menyatakan siap bertanggung jawab penuh atas insiden puluhan kendaraan mogok usai mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite, Sabtu (28/2/2026).

Diketahui, sebanyak 22 kendaraan terdiri dari 18 sepeda motor dan 4 mobil mengalami kendala mesin sesaat setelah keluar dari area SPBU.

Pengawas SPBU Djuanda, Ragil Pambudi, memastikan seluruh konsumen yang terdampak telah ditangani dan diberikan ganti rugi.

“Tindakan pertama yang kami lakukan adalah menguras tangki kendaraan di lokasi SPBU karena konsumen kembali lagi ke sini. Setelah dipastikan tidak ada air, kami mengisi BBM kembali secara penuh sesuai pembelian,” ujar Ragil kepada awak media, Minggu 1 Maret 2026.

Dia menjelaskan, apabila setelah proses pengurasan kendaraan masih mengalami kendala, pihaknya langsung mengarahkan ke bengkel rekanan yang telah bekerja sama dengan SPBU.

“Biaya perbaikan ditanggung sepenuhnya oleh SPBU. Bensin yang terbuang juga kami ganti dan diisi penuh kembali,” tegas dia.

Baca Juga : SPBU 34.171.46 Bekasi Timur Ditutup, Puluhan Motor dan Mobil Mogok Usai Isi Pertalite

Ragil mengakui, kendaraan yang terdampak mengalami mogok tidak lama setelah melakukan pengisian Pertalite. Beberapa di antaranya bahkan harus didorong kembali ke area SPBU untuk dilakukan penanganan.

“Sejauh ini sudah ada sekitar 18 kendaraan roda dua dan 4 kendaraan roda empat yang kami tangani,” kata Ragil.

Terkait penyebab kejadian, Ragil menyebut dugaan sementara berasal dari tangki pendam (tangki benam) di area SPBU yang diduga tercampur air.

“Namun untuk penyebab pastinya kami masih menunggu penjelasan dari pihak Pertamina,” ungkap dia.

Insiden ini sempat menjadi perhatian warga sekitar lantaran sejumlah kendaraan mendadak mogok secara bersamaan setelah mengisi BBM di SPBU tersebut. Meski begitu, pihak pengelola memastikan pelayanan tetap berjalan normal dan penanganan konsumen menjadi prioritas utama.***