BEKASI.POJOKSATU.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi memastikan bahwa lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di wilayahnya masih dalam batas aman dan normal, meski sempat terpapar sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Plt Kepala Dinkes Kota Bekasi, Hadi Prabowo, membeberkan bahwa berdasarkan pemantauan data medis selama satu pekan terakhir, angka kunjungan pasien ISPA tidak mengalami kenaikan yang drastis.
"Hasil penelusuran selama satu minggu terakhir, tidak ada kenaikan yang signifikan. Memang ada pasien ISPA, tetapi jumlahnya masih dalam kondisi normal. Artinya, kondisinya sama seperti ketika tidak ada abu vulkanik," ujar Hadi pada Selasa, 22 September 2026.
Baca Juga: Dermaesthetics Academy Buka Pusat Edukasi dan Pelatihan Estetika di Bekasi
Meskipun belum ditemukan lonjakan kasus di faskes maupun puskesmas, Dinkes Kota Bekasi tetap menyiagakan jajaran fasilitas kesehatan guna mengantisipasi efek lanjutan dari sebaran abu vulkanik tersebut.
Hadi mengimbau warga Kota Bekasi untuk tetap waspada serta menerapkan protokol perlindungan diri—seperti mengenakan masker saat beraktivitas di luar ruangan—apabila hujan abu vulkanik kembali melanda kawasan pemukiman.***




