BEKASI.POJOKSATU.id - Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Triadi Machmudin, banyak menerima keluhan dari para jemaah calon haji di Asrama Haji Embarkasi Jakarta-Bekasi.

Keluhan tersebut datang dari jemaah calhaj kloter pertama yang merupakan asal dari Kota Bekasi.

Apa saja keluhan yang diterima Bey? Pertama, terkait kedatangan ke Asrama Haji Embarkasi Jakarta-Bekasi.

Baca Juga: Jemaah Calhaj Kota Bekasi Terbagi 10 Kloter

Dirinya langsung berkoordinasi dengan Kepala Kanwil Kementerian Agama Jawa Barat Ajam Mustajam untuk memperbaiki jadwal kedatangan para jemaah calhaj di Asrama Haji.

"Mereka mengeluhkan yakni jam kedatangan yang begitu pagi yakni jam 2 dini hari itu baru masuk ke Asrama Haji," tegas Bey kepada awak media, Minggu, 12 Mei 2024.

Koordinasi Bey dengan kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat membuahkan hasil. Jam kedatangan berubah, yakni mulai 05.00 sampai 23.00 WIB bagi embarkasi Bekasi dan Indramayu.

Keluhan berikutnya soal waku yang terlalu lama di Asrama Haji.

"Ini menyebabkan kelelahan karena mereka harus segera masuk, sementara di sini juga tidak ada kegiatan," beber dia.

Ada juga keluhan tentang tercampurnya kamar para jemaah calhaj antara laki-laki dan juga perempuan.

Baca Juga: Asrama Haji Terapkan OSS Bagi Jemaah Calon Haji

Hal ini membuat para jemaah calhaj yang berada di Asrama Haji Embarkasi Jakarta-Bekasi, harus memerlukan waktu lebih lama untuk menunggu untuk pengaturan kamar.

"Jadi masalah kamar yang tercampur itu harus kembali menunggu sampai pukul 5, baru mendapat kamar," ucap dia.

Tidak sampai di situ saja, keluhan lainnya yakni banyaknya jemaah calhaj yang masih mempunyai hubungan keluarga yang lansia terpisah kamarnya.

Padahal jemaah calhaj yang lansia harus memerlukan pendampingan.

Sementara itu, untuk kloter dua asal 2 asal Garut tersebut tidak ada keluhan. Jemaah calhaj merasa puas dengan fasilitas yang diberikan selama di Asrama Haji Embarkasi Jakarta-Bekasi.

"Yang dari Garut happy, senang, mereka tidak ada keluhan, makanan enak, tidur nyenyak, saya tanya AC dingin? Dijawab mereka dingin, Alhamdulilah," jelas dia.

Bey juga berpesan kepada jemaah calhaj untuk selalu menjaga kesehatan selama pelaksanaan Ibadah Haji di Tanah Suci dan dapat kembali ke Indonesia dengan selamat.***