BEKASI.POJOKSATU.id - Tingkat partisipasi pemilih di Kota Bekasi pada momen pemilihan kepala daerah (Pilkada) kali ini anjlok.

Jika saat Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif tingkat partisipasi pemilih pada kisaran 80 persen, maka pada Pilkada kira-kira 54 persen.

Padahal, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mempunyai anggaran sosialisasi agar masyarakat tertarik menggunakan hak pilihnya pada pilkada kali ini.

"Kami belum menganalisa betul, seharusnya pemberitaan yang cukup masif, karena Pilkada serentak,” kata Komisioner KPU Kota Bekasi Bidang Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat, Afif Fauzi, Jumat, 29 November 2024.

Baca Juga: Pilkada 2024, Pj Wali Kota Bekasi Tak Puas dengan Tingkat Partisipasi Masyarakat

Dia memperkirakan tingkat partisipasi pemilih turun hingga 30 persen.

“Kami belum bisa merilis hasilnya, tapi memang rata-rata itu dari 150 bisa setengahnya, bisa 50-60 persen memang warga datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS), kalau Pemilu di 80,1 persen, cukup tinggi,” tegas dia.

"Dengan partisipasi masyarakat itu jadi catatan buat kami juga, catatan juga buat kami di KPU Kota Bekasi terkait program sosialisasi yang tadinya menyentuh mungkin harus ada program inovasi baru karena semua segmen sudah kita lakukan,” demikian kata dia.***