BEKASI.POJOKSATU.id – Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menekankan pentingnya profesionalisme dan integritas dalam pengelolaan koperasi, seiring pesatnya perkembangan digitalisasi. Hal tersebut disampaikannya saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Bekasi Tahun 2026 yang digelar di Gedung Istanaku, Rawalumbu, Selasa, 28 Januari 2026.

Menurut Tri, Musda kali ini memiliki arti strategis karena menandai berakhirnya masa bakti kepengurusan Dekopinda Kota Bekasi periode 2020–2025. Forum tersebut sekaligus menjadi ajang pemilihan pengurus koperasi yang baru untuk melanjutkan kepemimpinan dan penguatan gerakan koperasi di Kota Bekasi.

Ia menyampaikan bahwa pengurus sebelumnya telah menuntaskan tugas dan tanggung jawabnya, sehingga saat ini menjadi momentum untuk menentukan figur yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan Dekopinda ke depan.

Baca Juga: Wakil Wali Kota Bekasi Hadiri Deklarasi Nasional UHC dan Penghargaan Pemerintah Daerah 2026

Tri Adhianto menegaskan peran koperasi sangat penting dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional. Hal ini selaras dengan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan koperasi sebagai salah satu pilar penguatan ekonomi kerakyatan.

Meski koperasi di Kota Bekasi terus menunjukkan perkembangan, Tri mengingatkan bahwa tantangan ke depan semakin kompleks. Oleh karena itu, pengurus koperasi dituntut untuk terus meningkatkan kapasitas, bersikap profesional, serta adaptif terhadap perubahan zaman.

Dalam arahannya, Tri juga menyoroti hubungan erat antara koperasi dan UMKM. Ia menilai UMKM merupakan basis sekaligus pasar utama koperasi yang harus diberdayakan secara berkelanjutan. Menurutnya, koperasi tidak boleh terpaku hanya pada kegiatan simpan pinjam, melainkan perlu mengembangkan usaha produktif dengan memanfaatkan basis anggota yang telah ada.

Baca Juga: Pemkot Bekasi Paparkan 4 Strategi Penanganan Banjir di Kota Bekasi

Selain aspek bisnis, Tri menekankan bahwa koperasi sejatinya merupakan wadah pengabdian, bukan semata-mata untuk mengejar keuntungan pribadi. Keberlangsungan koperasi, kata dia, sangat bergantung pada amanah dan integritas para pengurusnya.

Lebih lanjut, Tri juga menekankan pentingnya fungsi pengawasan yang dijalankan oleh Dekopinda, termasuk mendorong pelaksanaan audit koperasi. Langkah tersebut dinilai perlu untuk memastikan koperasi berjalan sehat, profesional, dan berkelanjutan.

Ia juga mendorong percepatan digitalisasi koperasi, khususnya dalam sistem pelaporan dan pengawasan. Digitalisasi dinilai sebagai kebutuhan mendesak agar tata kelola koperasi menjadi lebih transparan dan efisien.

Baca Juga: Pemkot Bekasi Bikin Tandon di Berbagai Titik, Wali Kota Bekasi Akui Belum Optimal

Tak hanya itu, Tri Adhianto turut mengingatkan kesiapan pengurus koperasi daerah dalam menyukseskan program Koperasi Merah Putih. Ia menegaskan pentingnya kesiapan sumber daya manusia dalam mengelola dana negara secara bertanggung jawab demi menggerakkan ekonomi di tingkat kelurahan dan desa.

Menutup sambutannya, Tri Adhianto menyampaikan apresiasi kepada Ketua Dekopinda Kota Bekasi periode 2020–2025, H. Ade Ardiansyah, atas kinerja dan dedikasinya selama memimpin organisasi tersebut.***