BEKASI.POJOKSATU.id - Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Terminal Bekasi mengerahkan bus tambahan sebagai respons atas penumpukan penumpang yang terjadi dalam dua hari terakhir.

Penumpukan penumpang terjadi akibat arus kedatangan bus tidak sesuai jadwal, karena kendala di jalan seperti kemacetan.

Mengantisipasi penumpukan penumpang di Terminal Induk Kota Bekasi, sejumlah bus tambahan dari sejumlah Perusahaan Otobus.

Baca Juga: Pj Wali Kota Bekasi Keliling Tinjau Posko Mudik

Kepala UPTD Terminal Bekasi, Hermawan pihaknya terus berkoordinasi dengan beberapa perusahaan bus yang berada di area Terminal.

"Untuk bus cadangan Jawaan kita sekitar 5 sampai 10 unit," ungkap Hermawan, kepada bekasi.pojoksatu.id, Minggu 7 April 2024.

Penambahan bus agar seluruh penumpang yang sudah mempunyai tiket dapat diberangkatkan ke kampung halamannya.

Baca Juga: Pj Wali Kota Bekasi Perkirakan Setengah Warga Kota Bekasi Mudik

"Jadi ketika regulernya sudah habis, kita hubungi PO agar mengeluarkan bus cadangan untuk mengangkut penumpang-penumpang yang sudah membeli tiket," jelas dia.

Sementara itu, penumpang yang tujuan ke Sumatera mengalami penumpukan di Terminal Induk Kota Bekasi. Ini disebabkan, karena adanya kemacetan di Pelabuhan Merak.

Hermawan mengaku, pemudik tujuan ke Jawa Barat berbanding terbalik. Sebab, belum terlihat kepadatan penumpang yang menuju Jawa Barat seperti Tasikmalaya, Bandung, Cirebon, Garut.

Baca Juga: Prediksi Satlantas: Puncak Mudik di Jalur Kalimalang 8 April 2024

Namun, kata Hermawan, untuk tujuan ke wilayah Jawa Barat nampak belum terjadi penumpukan dan masih menggunakan bus reguler yang ada di Terminal Induk Kota Bekasi.

"untuk tujuan daerah Jawa barat kita masih menggunakan reguler, karena belum kelihatan penumpukan penumpang," demikian kata dia. (ADV)***