BEKASI.POJOKSATU.id - Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bekasi dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan berbasis masyarakat.

Hal itu disampaikannya saat meresmikan akses ke Situs Ngabumbang sekaligus menebar ribuan benih ikan lele bersama Kelompok Pembudidaya Ikan KKP 27 di kawasan Jembatan Mindu, Kelurahan Jatirangga, Kecamatan Jatisampurna.

Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian masyarakat dan langkah konkret dalam memperkuat ketahanan pangan dari lingkup rumah tangga.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin masyarakat mendapatkan keterampilan nyata yang dapat menopang perekonomian keluarga,” ujar Abdul Harris dalam sambutan dia.

Kolam budidaya lele yang digunakan merupakan pemanfaatan lahan tidur oleh warga dengan pendampingan dari dinas terkait. Selain untuk konsumsi pribadi, budidaya ini juga dinilai memiliki potensi ekonomi jika dikelola secara berkelanjutan.

Baca Juga: 1.251 Nelayan Bekasi Dapat Perlindungan Sosial BPJS Ketenagakerjaan Melalui Program 'Nelayan Tangguh'

Abdul Harris juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, organisasi kepemudaan, dan masyarakat dalam menciptakan program pembinaan yang berdampak jangka panjang. Ia mengapresiasi dukungan dari anggota DPRD serta sektor swasta atas upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Dukungan dan sinergi akan mendorong kemandirian ekonomi warga. Apalagi Kota Bekasi memiliki banyak kuliner khas berbahan dasar ikan seperti pecak ikan dan sayur pucung, yang membuka peluang pasar yang luas,” tambahnya.

Dia turut mengajak masyarakat untuk lebih aktif dalam mengembangkan potensi ekonomi melalui budidaya ikan dan program ketahanan pangan lainnya.

Menurutnya, ketahanan pangan tidak hanya bergantung pada sektor pertanian besar, tetapi juga dapat dimulai dari inisiatif kecil yang digerakkan oleh masyarakat secara kolektif.***