BEKASI.POJOKSATU.id – Dalam sambutannya, Abdul Harris menegaskan bahwa masalah gizi menjadi salah satu penghambat utama peningkatan kualitas hidup masyarakat. Program MBG dihadirkan sebagai langkah konkret pemerintah untuk membantu kelompok rentan, seperti anak-anak, ibu hamil, dan lansia, dengan menyediakan makanan bergizi secara cuma-cuma.
“Program ini merupakan amanat Presiden Prabowo melalui Badan Gizi Nasional. Dengan gizi yang baik, generasi muda Kota Bekasi diharapkan tumbuh menjadi generasi sehat dan cerdas,” ujar Harris.
Usai peresmian, Wakil Wali Kota bersama tamu undangan mencicipi hidangan dan meninjau dapur MBG. Fasilitas ini tidak hanya menjadi pusat distribusi makanan sehat, tetapi juga sarana edukasi gizi bagi masyarakat, serta membuka peluang kerja bagi warga lokal yang terlibat sebagai relawan, pengelola, dan petugas logistik.
Baca Juga: Wali Kota Bekasi Semprot Parfum ke Peserta Perkemahan Hari Pramuka ke-64, Ini Alasannya
Dapur MBG merupakan bagian dari strategi nasional dalam kerangka Nawa Cita Presiden Prabowo Subianto, bekerja sama dengan Badan Gizi Nasional. Program ini menunjukkan komitmen Pemkot Bekasi dalam menanggulangi stunting dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan akses pangan sehat secara sistematis dan berkelanjutan.***




