BEKASI.POJOKSATU.ID - Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan bahwa pembangunan kota tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan peran bersama seluruh elemen masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan Bekasi Bershalawat yang digelar di Plaza Patriot Candrabhaga dalam rangka peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi.

“Membangun kota tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah saja. Dalam Islam kita mengenal dua peran penting, yaitu ulama dan umaroh. Jika ulama dan umaroh berjalan bersama, insyaAllah masyarakatnya akan kuat dan kota yang dibangun dengan nasihat para ulama serta ikhtiar para pemimpin akan menjadi kota yang penuh keberkahan,” kata Tri, Minggu, 15 Maret 2026.

Baca Juga: Bekasi Bershalawat Warnai HUT ke-29 Kota Bekasi, Wali Kota Ajak Perkuat Kebersamaan

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para ulama dan tokoh agama yang selama ini turut menjaga nilai moral dan spiritual masyarakat Kota Bekasi.

“Bekasi tidak hanya dibangun lewat pajak masyarakat, tetapi juga dibangun dengan doa-doa para ulama. Saya percaya doa-doa itulah yang menjaga kota ini,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ustadz Solmed mengajak masyarakat untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT, khususnya menjelang Hari Raya Idulfitri.

Menurutnya, ketakwaan tidak hanya diwujudkan melalui ibadah kepada Allah, tetapi juga melalui sikap menjaga akhlak, mengendalikan ucapan, serta memperbaiki hubungan dengan sesama manusia.

“Ketakwaan itu bukan hanya terlihat dari ibadah kita kepada Allah, tetapi juga bagaimana kita menjaga hati, menjaga lisan, dan menjaga hubungan dengan sesama manusia,” ungkapnya.

Baca Juga: Pemkot Bekasi Gelar Apel Gabungan Tiga Pilar untuk Pengamanan Arus Mudik Idulfitri 2026

Melalui kegiatan Bekasi Bershalawat, pemerintah berharap masyarakat semakin memperkuat nilai keimanan, persatuan, serta kebersamaan dalam membangun Kota Bekasi menuju kota yang nyaman dan masyarakat yang sejahtera.***