BEKASI.POJOKSATU.id - Kondisi memprihatinkan Unit Sekolah Baru (USB) SMPN 62 Bekasi di Kelurahan Medan Satria membuat banyak orang tua siswa mendesak pemerintah untuk turun tangan segera.

Bangunan bekas kantor kelurahan itu kini menjadi tempat kegiatan belajar bagi 320 pelajar. Namun, atap dan dindingnya banyak yang rusak parah, bahkan sebagian ruang kelas nyaris roboh.

Salah satu orang tua siswa, Nina (41 tahun), mengaku terkejut saat pertama kali melihat kondisi kelas anaknya.

Baca Juga: Orang Tua Siswa SMPN 62 Bekasi Keluhkan Kondisi Sekolah Nyaris Roboh dan Tak Layak Pakai

“Kalau dilihat kondisinya sangat tidak layak, sewaktu-waktu ketika anak-anak belajar ada atapnya yang ambruk,” tegasnya.

Ia menilai, sekolah dengan kondisi seperti itu tidak sepantasnya dibiarkan beroperasi, terlebih berada di wilayah perkotaan seperti Bekasi.

“Mungkin dari pemerintah bisa memberikan solusi. Kasihan anak-anak yang semangat belajar tapi terganggu dengan tempat belajarnya. Minimal ada perhatian sedikit dari pemerintah,” pungkas Nina.

Baca Juga: Gedung SMPN 62 Bekasi Rusak, Disdik Ngaku Tak Punya Kewenangan

Warga berharap Pemkot Bekasi bersama dinas terkait segera mempercepat rencana pembangunan sekolah baru, agar siswa dapat belajar dengan tenang dan aman.***