POJOKSATU.id, KABUPATEN BEKASI - Warga perumahan Puri Nirwana Residence terpaksa harus meninggalkan rumah dan mengungsi di Musala Lukmanul Hakim di Blok P.

Hal itu lantaran banjir yang terjadi membuat air masuk hingga ke dalam rumah dan merendam perabotan.

Berdasarkan sumber pojoksatu.id, ketinggian air di Puri Nirwana Residence setinggi paha orang dewasa.

"Beberapa warga diungsikan ke musola karena air sudah masuk ke rumah," ungkap Ketua Dewan Kemakmuran Musala Lukmanul Hakim, Asep Sofyan.

BACA JUGA: Drainase Ditutup Warga Perkampungan, Suropati Residence Kebanjiran

Gara-gara banjir itu aktivitas warga terganggu. Beberapa warga tidak dapat berangkat kerja karena rumahnya kebanjiran.

Tak hanya karena itu, jalan akses ke luar perumahan juga terendam banjir. Apabila ada motor mencoba menerjang maka bisa saja mogok.

“Banjir setiap tahun selalu terjadi, tetapi banjir tahun ini paling parah karena ketinggian air lebih tinggi. Kami juga khawatir jika hujan terus turun akan banyak rumah warga yang terendam banjir,” kata Angga, warga setempat.

BACA JUGA: Terminal Cikarang Lumpuh Gara-Gara Banjir

Warga Puri Nirwana Residence berharap ada perhatian dari pemerintah daerah terhadap korban banjir di sana.

Apalagi, bukan tidak mungkin banjir lama surut lantaran aliran pembuangan air perumahan itu juga penuh.

"Sebab waktu saluran air dibuka, air dari luar malah masuk ke dalam," demikian kata dia. (Andi Saddam)