BEKASI.POJOKSATU.id - Warga Kampung Rawa Panjang RT 4 RW 4, Kelurahan Sepanjang Jaya, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, tengah dibuat resah dengan dugaan aksi perobohan sepihak terhadap jembatan penghubung di lingkungan mereka.

Jembatan yang berdiri di atas saluran air tersebut selama ini menjadi akses vital bagi aktivitas harian masyarakat, menghubungkan permukiman di dua sisi saluran.

Menanggapi laporan warga, unsur tiga pilar—Bhabinkamtibmas, Babinsa, Ketua RW 04, serta tokoh masyarakat—langsung turun ke lokasi pada Senin, 5 Mei 2025, untuk mengecek kondisi di lapangan.

Baca Juga: Warga Geger, Ada Pria Terkunci di Dalam Minimarket Jalan Cut Meutia

“Saya bersama Babinsa dan Ketua RW langsung mengecek ke lokasi. Ternyata benar, jembatan yang biasa digunakan warga telah roboh. Letaknya tepat di atas saluran air,” ujar Bhabinkamtibmas Kelurahan Sepanjang Jaya, Aiptu Ujang Herlan.

Herlan menuturkan, jembatan tersebut merupakan jalur penting bagi mobilitas warga. Ketiadaannya kini tak hanya menghambat aktivitas, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran, khususnya bagi anak-anak dan lansia yang biasa melintasi jalur tersebut.

Mirisnya, hingga kini belum diketahui siapa pihak yang bertanggung jawab atas perobohan jembatan tersebut.

Baca Juga: Atlet Muda Bekasi Raih Prestasi di Ajang Muaythai, Pemkot Berikan Apresiasi

“Informasi dari warga, jembatan ini dirobohkan tanpa pemberitahuan. Ini tentu menimbulkan pertanyaan besar, apalagi akses ini menyangkut kebutuhan dasar masyarakat,” jelas Herlan.

Sebagai langkah awal, aparat setempat telah mendokumentasikan kondisi fisik lokasi dan berdialog langsung dengan warga untuk mengumpulkan informasi lebih lanjut.

“Ini bagian dari respon cepat atas keluhan masyarakat. Kami juga segera berkoordinasi dengan pihak kelurahan dan dinas terkait di Pemerintah Kota Bekasi untuk mencari solusi secepatnya,” ujarnya.

Herlan turut mengimbau warga agar tetap tenang dan tidak terprovokasi sembari menunggu hasil koordinasi lebih lanjut.

Ia juga menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menyampaikan keluhan melalui kanal resmi seperti Bhabinkamtibmas, Babinsa, atau aparat pemerintahan setempat.

“Keterlibatan aktif warga sangat penting agar setiap persoalan di lingkungan bisa cepat ditangani secara tepat,” demikian kata dia.***

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Kota Bekasi terkait penyelidikan maupun rencana pembangunan kembali jembatan tersebut.***