BEKASI.POJOKSATU.id - Seorang warga yang belum diketahui identitasnya tewas secara mengenaskan usai tertabrak kereta api di perlintasan Stasiun Kranji, Kota Bekasi, Selasa, 12 September 2023.

Saksi mata di lokasi, Vhyta, 25 tahun, menjelaskan pria itu tiba-tiba muncul dari perkampungan warga dan berjalan menyeberangi jalur kereta api di perlintasan Stasiun Kranji.

Meskipun masinis kereta telah membunyikan klakson beberapa kali dan cukup lama, pria tersebut tidak merespon suara klakson tersebut.

Vhyta tidak memiliki informasi rinci tentang pria tersebut, seperti apakah dia seorang dewasa atau masih seorang pelajar. Tetapi, dia ingat korban mengenakan baju putih, membawa tas, dan memakai sepatu.

Baca Juga: Pejalan Kaki Meninggal Dunia Tertabrak Kereta di Perlintasan

Menurut Pelaksana Harian Manajer KAI DAOP 1 Jakarta, Feni Novinda, korban adalah seorang pria berusia sekitar 30 tahun. Dia tidak memiliki identifikasi yang jelas.

"Korban adalah seorang pejalan kaki yang berusaha menyeberang rel kereta. Saat dia berada di tengah rel, kereta api dari jarak jauh mendekat," tutur Feni.

Dia menjelaskan hal yang serupa tengan Vhyta, masinis telah membunyikan semboyan 35, yang merupakan kode untuk klakson, saat melihat korban berusaha menyeberangi perlintasan kereta api. Namun, korban tidak mengindahkan suara klakson tersebut, dan insiden tabrakan tidak dapat dihindari.

Terkait informasi dari warga setempat, korban bukan merupakan penduduk daerah tersebut. Setelah insiden, korban dilarikan ke RSUD Kota Bekasi.

Baca Juga: Trotoar Jadi Tempat Jualan Pedagang Kaki Lima Bikin Pejalan Kaki Tersisih

Pihak berwenang mengingatkan masyarakat untuk selalu berhati-hati, memeriksa ke kanan dan kiri sebelum menyeberang perlintasan kereta, dan mematuhi batas aman demi keselamatan bersama.***