BEKASI.POJOKSATU.id – Pemerintah Kota Bekasi terus memperkuat ruang komunikasi dengan masyarakat. Hal ini terlihat dari kehadiran Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, dalam kegiatan Sholat Subuh dan Pengajian Pagi FORSILA di Pondok Pesantren Mahasina, Jatiwaringin, Pondokgede, Sabtu, 20 September 2025.
Wawali Abdul Harris disambut hangat oleh Pengasuh Ponpes Mahasina KH Abu Bakar Rahziz, Syekh Ahmad bin Qasim Al Ghamdi, Ketua FORSILA, serta jamaah sholat subuh gabungan. Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya ajang ibadah dan kajian ilmu, melainkan juga sarana komunikasi aktif antara pemerintah dan warga.
“Melalui kegiatan ini, kami tidak hanya menjalankan ibadah dan menuntut ilmu bersama, tetapi juga memperkuat komunikasi dengan masyarakat agar tercipta sinergi dalam mewujudkan Kota Bekasi yang nyaman dan sejahtera,” ujar Abdul Harris.
Baca Juga: Tri Adhianto Hadiri CFD Ahmad Yani, Ajak Warga Hidup Sehat dan Dukung UMKM
Ia menilai kegiatan sholat subuh berjamaah memberikan dampak positif dalam membangun mental, kebersamaan, dan karakter masyarakat. Selain itu, ia menegaskan peran pesantren yang tidak hanya fokus pada pendidikan agama, tetapi juga menjadi benteng moral serta tempat terbaik membina generasi muda di tengah arus globalisasi.
Pesantren, lanjutnya, memiliki kurikulum seimbang antara pendidikan agama dan umum, sehingga mampu mencetak generasi yang religius, cerdas, dan kompeten di berbagai bidang. Abdul Harris pun menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada para tokoh serta pihak yang konsisten menyelenggarakan kegiatan positif seperti sholat subuh gabungan ini.***




