BEKASI.POJOKSATU.id - Pelaku peredaran uang palsu selalu mencari modus baru untuk memperdaya korbannya.
Di Kampung Sayuran, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, modus peredaran uang palsu yang terbilang baru terjadi.
Pelaku yang berjumlah dua orang bermaksud topup aplikasi dompet digital mereka di salah satu konter.
Baca Juga: Pelaku Jambret di Flyover Kranji Kabur Naik Angkot
Kasi Humas Polres Metro Bekasi AKP Hotma Sitompul menjelaskan pelaku hendak topup Rp500.000.
Uang lima lembar Rp100.000 pun diserahkan kepada penjaga konter. Akan tetapi, penjaga konter itu cukup teliti dan tak serta mereta top up dana yang diinginkan.
Karena merasa penjaga konter itu menyadari bahwa uang itu palsu, kedua pelaku langsung melarikan diri.
Baca Juga: Kasus Pencurian di Warung Gagal, Korban Tarik Kerudung Pelaku Sampai Terjatuh
"Transaksi belum terjadi, karena penjaga konter itu mencurigai uang yang idberikan pelaku," kata dia.
Hotma menegaskan meskipun korban tidak mengalami kerugian sepeser pun, akan tetapi peredaran uang palsu harus diberantas.***




