BEKASI.POJOKSATU.id - Bocah perempuan berusia 9,5 tahun ditemukan terkubur dalam lubang sedalam 2,5 meter di area rumah Didik Setiawan.
Sejak korban yang berinisia GH hilang pada 31 Mei, warga sudah menduga bahwa korban berada bersama Didik. Mereka sempat ingin menggerebek kediaman Didik tetapi urung karena tidak ada polisi.
Pada akhirnya, sehari setelahnya warga bersama polisi benar-benar mendatangi rumah itu dan menemukan gundukan tempat korban dikubur.
Nah, muncul dugaan bocah perempuan malang itu menjadi korban pesugihan. Dugaan itu muncul karena di rumah korban banyak ditemukan bunga-bunga dan dupa.
"Ditemukan bunga-bunga, dupa, keris seperti untuk ritual," tutur Akhmad, warga setempat, Minggu, 2 Juni 2024.
Saat awal digerebek, awal digerebek, Didik Setiawan sempat mengelak bahkan sempat memberi perlawanan saat akan ditangkap.
Baca Juga: Kompak Banget, Dua Sejoli Mencuri di Minimarket Daerah Rawalumbu
Akhmad ingat betul melihat dua lubang di rumah korban. Satu di dalam, dan satu di luar rumah.
"Jadi ada dua lubang, itu di dalam dan juga di luar. Untuk korban dan juga satu lagi di dalam rumah, gak tau untuk apa," jelas Akhmad.
Dia mengenal warga Didik sebagai sosok yang tinggal seorang diri dan jarang melakukan bersosialisasi.
"Dulunya banyak orang-orang yang mendatangi rumah pelaku, tapi tidak tahu untuk a[a ya. Itu juga bukan warga sini yang datang," ucap Akhmad.
Saat ini, kasus penemuan mayat tersebut tengah melakukan penyelidikan dan penyidikan oleh Polres Metro Bekasi Kota.***




