BEKASI.POJOKSATU.id - Nyawa Rizky Zakariyan (22 tahun) tidak terselamatkan lantaran lehernya terluka akibat senjata tajam.
Hal itu dilakukan oleh temannya sendiri. Dengan kata lain, Rizky dibunuh temannya.
Insiden memilukan itu terjadi di Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Minggu, 4 Agustus 2024, sekira pukul 03.15 WIB.
Baca Juga: Maling Motor Bonyok Dikeroyok Gara-Gara Ketahuan, Sempat Dikejar Beramai-Ramai
Informasi yang didapat bekasi.pojoksatu.id menyebutkan korban bersama pelaku saat itu sedang bersamaan.
Pelaku mengajak korban mencuri motor, akan tetapi korban menolak. Hal ini membuat pelaku kesal dan melakukan tindakan di luar nalar.
Paman korban, Abdul Khalik, mengatakan korban dan pelaku merupakan teman.
"Keponakan saya ini janjian sama pelaku di wilayah Babelan dan korban langsung berangkat ke sana," ucap Abdul di rumah duka, Kaliabang Dukuh, Medansatria, Kota Bekasi.
Pukul 04.00 WIB keluarga korban mendapatkan telepon bahwa korban sudah berada di Rumah Sakit Ananda Babelan bahwa korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.
Baca Juga: Ada Jemaah Gadungan di Masjid Attaqwa Medansatria, Motor Imam Masjid Dibawa Kabur
"Untuk barang-barang korban hanya motor yang hilang, untuk barang-barang lainnya seperti handphone masih ada," jelas dia.
Korban sempat mengabarkan mendapat ancaman pembunuhan dari pelaku.
"Nah dia sempat mengirimkan WhatsApp kepada adiknya tuh, bahwa dia diajak untuk nyolong motor dan akhirnya korban dibunuh oleh rekannya. Mungkin pada saat itu, korban menolak ajakan pelaku," ucap dia.
Saat ini, kata Abdul, bahwa korban masih berada di Rumah Sakit Kramajati untuk menjalani proses otopsi dan juga visum.
"Untuk luka sendiri berada di bagian leher ya kayanya menggunakan senjata tajam," imbuh dia.
Baca Juga: Apa yang Sebabkan Polisi Kesulitan Ungkap Pelaku Pembunuhan Pegawai TPST Bantargebang?
Pihak keluarga berharap pihak kepolisian menangani kasus pembunuhan yang menimpa keponakannya tersebut.
"Kami ingin mengetahui secara pasti penyebab kematian korban dan siapa yang melakukan aksi keji ini," demikian kata dia.***




