BEKASI.POJOKSATU.id – Misteri tewasnya seorang lansia mantan karyawan BUMN di Perumahan Prima Lingkar Asri, Jatibening, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, masih terus didalami aparat kepolisian.

Di tengah dugaan pembunuhan disertai perampokan, pihak keluarga memastikan tidak ada barang berharga yang hilang dari rumah korban.

Korban bernama Hermanto Usman (65) ditemukan tewas bersimbah darah di dalam kamar rumahnya. Sementara sang istri mengalami luka serius di bagian kepala dan hingga kini masih menjalani perawatan intensif di RS Primaya Bekasi.

Petugas gabungan dari Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota dan Polda Metro Jaya masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap motif di balik kematian korban.

Garis polisi masih terpasang di lokasi kejadian dan ceceran darah terlihat di dalam kamar tempat Hermanto ditemukan.

Anak pertama korban, Fiandy Putra (33), mengatakan pihak keluarga belum dapat menyimpulkan motif kejadian tersebut, termasuk dugaan perampokan yang sempat mencuat.

“Saya belum bisa menyimpulkan. Tapi kalau perampokan, tidak ada barang berharga satu pun yang diambil,” ujar Putra, Rabu 4 Maret 2026.

Baca Juga : Rumah Elite Pondok Gede Dibobol, Polisi Buru Para Pelaku

Ia juga meluruskan kabar yang beredar terkait hilangnya gelang emas milik ibunya. Menurut dia, perhiasan tersebut ditemukan kembali dalam kondisi terselip di dalam rumah.

“Kalau gelang emas, informasi dari adik saya ada. Karena itu kami belum simpulkan, kita tunggu saja dari aparat kepolisian,” ujar Putra.

Putra menambahkan, kunci mobil korban juga tidak hilang. Hal itu, menurutnya, menjadi salah satu alasan keluarga belum meyakini adanya unsur perampokan.

“Kunci mobil itu kan tidak bisa kalau mobilnya tidak diambil,” ucap Putra.

Terkait kondisi ibunya, Putra belum dapat memberikan keterangan lebih jauh. Ia hanya memastikan sang ibu masih dalam penanganan medis.

“Kondisi Ibu saya belum bisa saya infokan ya. Ibu masih dalam perawatan, cedera di kepala,” ujar Putra.

Hal lain yang menambah misteri adalah kondisi pintu kamar saat kejadian. Putra menyebut pintu kamar terkunci dari dalam, namun kuncinya tidak ditemukan.

Baca Juga : Perampokan Rumah Mewah di Jatibening, Pelaku Diduga Lebih dari Satu Orang

“Waktu itu kondisi pintu kamar terkunci dari dalam dan kuncinya tidak ada,” kata dia.

Meski demikian, dirinya tidak melihat adanya kerusakan pada bagian pintu kamar tersebut.

“Yang saya lihat tidak ada kerusakan di pintu, tapi kami tunggu hasil investigasi,” tambah dia.

Untuk mempercepat pengungkapan kasus, polisi juga mengerahkan anjing pelacak guna menelusuri jejak pelaku. Berdasarkan penelusuran sementara, anjing pelacak mengarah hingga ke kawasan Jalan Arteri Kalimalang yang diduga menjadi jalur masuk maupun pelarian pelaku.

Hingga kini, aparat masih terus melakukan pendalaman dan mengumpulkan alat bukti. Polisi juga belum menyampaikan secara resmi apakah kasus tersebut murni pembunuhan atau berkaitan dengan upaya perampokan.

Kasus tewasnya Hermanto Usman pun menyisakan tanda tanya besar. Warga sekitar berharap aparat kepolisian segera mengungkap pelaku dan motif di balik peristiwa tragis tersebut.***