POJOKSATU.id - Kepala sekolah SMPN 4 Kota Bekasi, Sungkawati, menegaskan bahwa aksi pencurian sepeda motor yang terjadi di lingkungan sekolah merupakan kejadian yang baru pertama kali terjadi.
"Kejadian ini menjadi sebuah pelajaran berharga bagi pihak sekolah," kata dia, Kamis, 20 Juli 2023.
Nereka berkomitmen untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.Untuk itu, SMPN 4 Kota Bekasi akan melarang siswa dari luar sekolah untuk membawa kendaraan ke lingkungan sekolah.
Tindakan ini diambil untuk meningkatkan keamanan di dalam area sekolah dan mencegah akses para pelaku ke lingkungan sekolah.
Baca Juga: Maling Motor Beraksi di SMPN 4 Kota Bekasi, Siswa SMPN 54 Jadi Korban
Dalam rekaman kamera pengawas tampak 2 orang pelaku mendatangi parkiran sekolah dan memilih salah satu kendaraan sebagai target.
Kedua pelaku menggunakan sepeda motor Honda BeAT berwarna putih, lengkap dengan jaket berwarna hitam dan helm.
Salah satu pelaku dengan cepat turun dari kendaraan mereka dan berhasil membawa kabur sepeda motor korban dalam waktu beberapa detik saja.
Aksi pencurian ini terlihat cukup terorganisir dan berani, mengingat terjadi di lingkungan sekolah.
Saat kejadian pencurian sepeda motor, ternyata ada kegiatan latihan gabungan Paskibra di sekolah.
Baca Juga: Pelaku Jambret di Bekasi Utara Gagal Kabur Gara-Gara Nabrak Tembok
Pihak sekolah mengakui bahwa mereka tidak mengetahui adanya kegiatan latihan dari sekolah lain di lokasi tersebut.
Korban pencurian bukanlah siswa dari SMPN 4 Kota Bekasi, melainkan dari SMPN 54 Kota Bekasi.
Kepala sekolah SMPN 4 Kota Bekasi telah berkoordinasi dengan pihak kepala sekolah SMPN 54 Kota Bekasi untuk membahas kejadian ini.
Langkah-langkah pencegahan dan peningkatan keamanan akan diambil untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.***




