BEKASI.POJOKSATU.id – Polisi menangkap seorang pria berinisial ASW alias AS (42) usai diduga mencuri sepeda motor operasional milik tempatnya bekerja di Bekasi Utara, Kota Bekasi.

Diketahui bahwa pelaku baru satu bulan bekerja di usaha ternak ayam potong milik korban.

Kasus ini terungkap setelah korban berinisial AGS (38), seorang pengusaha ternak ayam potong, melaporkan kehilangan satu unit motor operasional yang biasa digunakan karyawan untuk mengantar pesanan pelanggan.

Peristiwa pencurian terjadi di kawasan ruko sekitar Summarecon Mall Bekasi, Kelurahan Marga Mulya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi.

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, pelaku berhasil ditangkap dua hari setelah kejadian di kawasan Jalan Pintu Air, Bekasi Utara. Polisi juga mengamankan barang bukti sepeda motor yang belum sempat dijual.

“Pelaku kami amankan berikut barang bukti motor operasional yang belum sempat dijual,” kata Kusumo, Minggu (14/6/2026).

Dari hasil penyelidikan, pelaku diduga terlebih dahulu menduplikat kunci motor di jasa tukang kunci pinggir jalan sebelum melancarkan aksinya. Motor yang dicuri merupakan Honda Beat operasional perusahaan.

Baca Juga : Polsek Serang Baru Gagalkan Tawuran Dini Hari, 4 Remaja dan Sebilah Celurit Diamankan

Saat kejadian, pelaku memanfaatkan kelengahan karena tidak sedang mendapat giliran tugas. Ia kemudian masuk ke area parkir ruko dan membawa kabur kendaraan tersebut.

Korban baru mengetahui kehilangan setelah memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV di lokasi. Dari rekaman itu, pelaku diketahui merupakan karyawan sendiri.

“Motifnya diduga karena desakan ekonomi, namun sudah direncanakan dengan modus duplikasi kunci,” ujar Kapolres.

Saat ini pelaku telah diamankan di Polres Metro Bekasi Kota untuk proses hukum lebih lanjut. Pelaku dijerat Pasal 477 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

Polisi mengimbau pelaku usaha untuk lebih waspada dalam memberikan akses kendaraan operasional kepada karyawan guna mencegah kejadian serupa.***