BEKASI.POJOKSATU.ID - Sebelum ditemukan dalam kondisi bersimbah darah, Sandy Permana (46 tahun), sempat terlibat cekcok dengan tetanganya.

Aktor drama kolosal Misteri Gunung Merapi 3 itu meninggal dunia dalam perjalanan menuju RSUD Cileungsi karena kehabisan darah.

Sandy ditikam oleh pelaku yang tak lain adalah tetangganya sendiri. Beberapa orang mengenal pelaku sebagai kru sinetron.

Baca Juga: 5 Fakta Kecelakaan Kurir Uang Palsu di Bekasi, Berawal dari Facebook

Saat itu Sandy hendak menuju rumahnya di Perumahan TNI/Polri, Desa Cibarusah Jaya, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi. Dia baru saja memberikan pakan ternak di tempat yang tak jauh dari rumah itu.

Ketua RT tempat Sandy tinggal, Sudarmadji, menjelaskan pelaku mendekati Sandy dan langsung menikam dengan senjata tajam. Akibatnya, beberapa luka tusukan terlihat di tubuh mantan caleg Hanura tersebut.

Sudarmaji mengatakan Sandy dan pelaku sempat terlibat perdebatan saat rapat warga terkait kegiatan lingkungan. Sandy bahkan berencana mengajukan somasi terhadap pelaku karena diduga terjadi dendam pribadi.

Baca Juga: Aktor Laga Sandy Permana Ditemukan dalam Kondisi Bersimbah Darah, Diduga Jadi Korban Pembunuhan

Sandy menderita luka tusukan di bagian pinggang, pipi, kepala, dan leher. Ia sempat berjalan ke rumah tetangga yang berprofesi sebagai perawat sebelum akhirnya dilarikan ke RSUD Cileungsi, namun diperkirakan meninggal dalam perjalanan karena kehabisan darah.

Jenazahnya kemudian dibawa ke RS Polri Kramatjati untuk keperluan lebih lanjut.***