BEKASI.POJOKSATU.id - Polres Metro Bekasi Kota mengaku sempat mengalami kesulitan dalam menangkap kasus aksi tawuran maut di Bekasi Timur.
Insiden tersebut seorang remaja berinisial FM meninggal dunia. Sementara seorang remaja lainnya mengalami luka serius.
Aksi tawuran itu terjadi di Jalan Perjuangan Baru, RT 7 RW 6, Bekasi Jaya, Bekasi Timur, Minggu, 18 Februari 2024.
Baca Juga: Anak SD di Sukatani Hampir Jadi Korban Penculikan
Kasatreskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Muhammad Firdaus menjelaskan para remaja yang terlibat aksi tawuran tidak ingin memberikan keterangan sebenarnya.
Bahkan, salah satu korban yang masih mendapatkan perawatan intensif mengaku menjadi korban pembegalan bukan karena aksi tawuran.
"Awalnya kami mengalami kesulitan karena para saksi dalam hal ini anak-anak yang melakukan tawuran tidak terbuka atau tidak jujur," jelas Firdaus, Jumat, 23 Februari 2024.
Baca Juga: Tawuran Maut di Bekasi Timur: 3 Orang Jadi Tersangka, 2 Lainnya Masih Buron
"Pada saat membuat laporan pun, yang korban luka berat ini mengatakan dia korban begal bukan karena aksi tawuran," tambah Firdaus.
Tidak hanya sampai di situ saja, polisi kekurangan saksi-saksi di lapangan terkait aksi tawuran antar kelompok tersebut.
Namun, setelah dilakukan penyelidikan dan menanyakan beberapa orang saksi yang ada di lokasi polisi berhasil mengungkap dan mengamankan para pelaku tawuran.
"Tim resmob melakukan pneyelifkan penyisiran TKP, pengecekan CCTV dan saksi saksi di TKP. Alhamdulillah terungkap bahwa korban merupakan korban tawuran bukan karena begal," jelas dia.
Baca Juga: Gara-Gara Terus Diajak Nikah Jadi Penyebab Pelaku Habisi Nyawa Pacarnya
Akibat aksi Tawuran remaja tersebut, membuat FM tewas dengan luka robek di bagian perut, kaki sebelah kiri, hingga jari dan lengan kanannya akibat benda tajam.
Sedangkan korban berinisial MFF mengalami luka pada pinggang sebelah kanan hingga tembus ke paru-paru.***




