BEKASI.POJOKSATU.id – Jumlah korban penipuan rumah kontrakan oleh seorang perempuan bernama Karsih terus bertambah. Hingga saat ini, total korban telah mencapai 77 orang dengan estimasi kerugian mencapai Rp7,5 miliar.

Penipuan tersebut terjadi di kawasan RW 11, Kelurahan Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi. Modus yang digunakan pelaku adalah menawarkan rumah kontrakan melalui media sosial, khususnya Facebook, serta melalui pertemuan langsung. Ia juga melampirkan kuitansi dan dokumen palsu untuk meyakinkan korban.

Salah satu korban, Fani (50 tahun), mengaku tergiur membeli kontrakan tersebut seharga Rp55 juta karena harga yang murah dan lokasi yang dinilai strategis.

Baca Juga: Korban Penipauan Kontrakan Bodong Di Bekasi Terus Bertambah

“Saya beli rumah kontrakan itu dari hasil penjualan rumah susun di Klender,” ujar Fani kepada bekasi.pojoksatu.id, Jumat, 25 Juli 2025.

Namun, saat mendatangi lokasi pada 1 Juli 2025, Fani menemukan rumah tersebut dalam kondisi kosong dan sebagian telah dibongkar.

“Saat saya datang, Bu Karsih sudah kabur. Rumahnya berantakan, ada yang sudah dibongkar. Sekarang saya dan anak-anak terpaksa menumpang di rumah adik karena tidak punya tempat tinggal,” ungkapnya.***