BEKASI.POJOKSATU.id - Aksi penculikan yang terjadi di area Apartemen Central Poin Bekasi, diduga dilakukan oleh seorang perempuan dengan keterbelakangan mental.

Kepala Unit Reserae Kriminal Polsek Bekasi Selatan, AKP Imam Prakoso, menjelaskan, hal tersebut berdasarkan informasi dari keluarga pelaku.

"Memang pelaku seringkali membawa anak-anak kecil, ini informasi yang kami dapatkan dari orang tua pelaku," jelas Imam, saat dihubungi Selasa, 1 Oktober 2024.

Imam mengaku, tindakan pelaku yang seringkali membawa anak-anak bukan hanya kali ini saja. Peristiwa itu sudah sering terjadi.

"Iya, memang sering kayak gitu. Sering membawa anak-anak kecil tapi nanti dipulangkan gitu," ujarnya.

Baca Juga: Keluarga Ridho Darmawan Siap Bantu Kepolisian Cari Fakta-Fakta Kematian Korban

Akan tetapi, Imam mengatakan, pihaknya belum mengetahui secara pasti alasan pelaku kerap membawa anak-anak kecil tersebut.

Aksi penculikan bocah tujuh tahun berinisial RHAS tersebut terjadi di Apartemen Central Poin pada Senin, 30 September 2024.

Imam mengaku, aksi penculikan tersebut terjadi saat pelaku sedang bermain ke area apartemen tersebut dan langsung membawa korbannya.

"Pelaku main di apartemen dan duduk-duduk di situ dari semalam. Terus anak itu diajak ngobrol dan diajak jalan sama pelaku," terang dia.

Sampai saat ini, Imam mengatakan, pihak kepolisian masih melakukan pencarian terhadap pelaku dan juga korbannya.

"Sudah kami mengetahui lokasinya. Sekarang sedang dalam pengejaran oleh tim yang ada di lapangan," ujar dia. ***