BEKASI.POJOKSATU.id – Pelaku perampokan di sebuah minimarket Alfamart di Jalan Surya Raya, Kelurahan Jaka Setia, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, diduga menjalankan aksinya dengan berpura-pura menjadi pelanggan yang hendak melakukan top up DANA sebelum membawa kabur uang tunai dan sejumlah rokok.

Salah satu korban, Tiara, mengatakan peristiwa itu terjadi pada Kamis (18/6/2026) pagi saat pelaku datang dan meminta transaksi top up DANA senilai Rp50 ribu.

Menurut dia, saat itu rekan kerjanya yang berada di meja kasir melayani permintaan pelaku sesuai prosedur.

“Dia minta top up DANA Rp50 ribu. Teman saya bilang, ‘Kak, boleh minta uangnya dulu’, kan SOP-nya kayak gitu,” kata Tiara saat ditemui di lokasi, Jumat (19/6/2026).

Namun, pelaku diduga mengeluarkan benda menyerupai pistol dari saku kirinya dan langsung mengancam petugas minimarket.

“Pas dia lagi merogoh kantong sebelah kiri, tiba-tiba dia ambil pistol. Teman saya tangannya ditarik, terus dia langsung nodong pistol,” ujarnya.

Tiara menuturkan, pelaku kemudian meminta dirinya dan rekannya naik ke lantai atas untuk menunjukkan lokasi penyimpanan uang.

Setelah berada di ruang brankas, pelaku meminta seluruh uang yang tersedia dimasukkan ke dalam kantong plastik yang telah dibawanya.

Korban sempat meminta agar uang pecahan kecil tidak dibawa karena dibutuhkan untuk operasional toko. Namun permintaan tersebut tidak dipenuhi.

Baca Juga : Perampok Minimarket di Bekasi Ditangkap, Sempat Kurung Pegawai di Dalam Ruang Brankas

Selain mengambil uang dari brankas, pelaku juga membawa uang tunai dari laci kasir dan sejumlah rokok.

“Uang tunai yang di brankas tuh Rp11.600.000 kalau enggak salah. Terus dia ngambil duit yang ada di komputer juga, yang ada di laci kasiran yang harusnya uang buat kembalian,” kata Tiara.

Ia memperkirakan total kerugian akibat peristiwa tersebut mencapai sekitar Rp12 juta di luar nilai rokok yang turut dibawa pelaku.

Usai mengambil barang dan uang, pelaku mengunci kedua korban di ruang penyimpanan uang.

Korban kemudian berupaya keluar dengan memanfaatkan jendela dan alat pemadam api ringan (APAR) yang tersedia di dalam ruangan.

Setelah berhasil keluar, korban meminta bantuan kepada warga yang berada di sekitar lokasi.

Menurut keterangan korban, seorang pelanggan sempat mengaku melihat pelaku berjalan kaki meninggalkan lokasi menuju arah Kalimalang.

Hingga kini, kasus perampokan tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian.***