BEKASI.POJOKSATU.id – Seorang bocah perempuan berusia sembilan tahun bernama Alika Nur Syafina menjadi korban peluru nyasar di Kampung Baru, Desa Lubang Buaya, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi.

Korban mengalami luka di bagian dada kanan setelah diduga terkena peluru saat sedang bermain bersama teman-temannya di sekitar rumah pada Minggu, 5 Juli 2026 siang.

Nenek korban, Sino (63), mengatakan peristiwa itu bermula ketika terdengar suara menyerupai letusan senjata api di sekitar lokasi kejadian.

Kata Sino, bahwa Suara tersebut membuat korban dan anak-anak lain yang sedang bermain terkejut.

“Itu pas ngedenger ada suara itu, anaknya langsung bangun mau masuk, mau bilang ke ibunya. Pas lagi jalan masuk, tiba-tiba jatuh pingsan,” kata Sino, Rabu 8 Juli 2026.

Sino mengaku langsung menghampiri cucunya setelah melihat korban terjatuh dan tidak sadarkan diri. Saat diperiksa, terdapat luka menyerupai lubang di bagian dada kanan korban.

Keluarga kemudian membawa Alika ke klinik terdekat untuk mendapatkan penanganan awal. Namun, pihak klinik tidak dapat menangani kondisi korban sehingga dilakukan rujukan ke sejumlah rumah sakit.

Baca Juga : DPRD Bekasi Dorong Perusahaan Lebih Terbuka Rekrut Penyandang Disabilitas

“Awalnya ke klinik, terus ada petugas kesehatannya, enggak sanggup. Langsung itu pindah-pindah rujukan. Dari Rumah Sakit UNI, enggak bisa juga, terus ke Hermina, sempat ditangani tapi ujungnya dirujuk lagi sampai ke Rumah Sakit Fatmawati,” ujar dia.

Menurut Sino, korban akhirnya mendapatkan tindakan medis di rumah sakit dan menjalani operasi untuk mengeluarkan benda yang diduga peluru dari tubuhnya.

“Katanya dari rumah sakit, itu peluru kecil, sebesar kuku kelingking. Kenanya ke pinggir dada kanan. Alhamdulillah enggak sampai kenapa-kenapa. Sudah dioperasi, sudah sadar lagi,” ucapnya.

Sino mengatakan keluarga masih terkejut atas peristiwa tersebut karena korban terkena peluru saat berada di sekitar lingkungan rumah.***