BEKASI.POJOKSATU.id – Seorang pemilik usaha tenda di Cibitung, Kabupaten Bekasi, ditemukan tewas mengenaskan di dalam rumahnya dengan luka parah di bagian kepala, Kamis (9/4/2026) siang.

Korban diketahui bernama Eem, warga Kampung Utan Salak RT 01/020, Desa Kertamukti. Ia pertama kali ditemukan oleh anak buahnya yang datang ke lokasi untuk mengambil perlengkapan usaha.

Namun setibanya di rumah korban, pintu dalam kondisi terkunci dari dalam, sehingga memicu kecurigaan.

Ketua RW setempat, Aming, mengatakan saksi kemudian menghubungi pihak keluarga korban. Setelah anak korban datang, mereka sepakat untuk mendobrak pintu rumah.

“Begitu pintu didobrak, korban sudah terkapar di ruang tamu. Kondisinya mengenaskan, ada luka berat di bagian kepala, diduga akibat benda tumpul,” kata Aming, Jumat 10 April 2026.

Penemuan jasad korban langsung membuat geger warga sekitar. Sejumlah warga tampak berkerumun di lokasi, sementara aparat kepolisian segera memasang garis polisi untuk melakukan penyelidikan.

Dugaan sementara, korban berada seorang diri saat kejadian. Namun kondisi luka serta posisi korban memunculkan indikasi kuat adanya tindak kekerasan.

Baca Juga : Aulia Meninggal Usai Operasi Luka Bakar, Bersanding dengan Makam Sang Adik

Pihak keluarga korban, Rohman, menduga kematian Eem tidak wajar dan mengarah pada tindak pidana. Terlebih, terdapat dugaan barang milik korban yang hilang dari dalam rumah.

“Kalau memang ini pembunuhan, kami minta pelaku segera ditangkap. Kami juga menduga ada barang yang hilang,” tegasnya.

Kasus ini kini ditangani Polsek Cikarang Barat bersama Polres Metro Bekasi. Petugas telah melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan saksi, serta mendalami kemungkinan adanya unsur perampokan yang berujung pembunuhan.

Jenazah korban langsung dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati untuk menjalani visum. Hingga kini, polisi masih memburu pelaku dan mengungkap motif di balik kematian tragis bos tenda tersebut.***