BEKASI.POJOKSATU.id – Rombongan bus pendukung Persebaya Surabaya menjadi korban penyerangan di ruas Tol Jakarta-Cikampek (Japek), Minggu (12/4/2026). Insiden tersebut terjadi di dua titik sekaligus, yakni di Kilometer 13 dan Kilometer 51.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, para pelaku diduga merupakan kelompok pendukung sepakbola asal Jawa Barat. Mereka disebut-sebut sudah menunggu di lokasi sebelum melakukan aksi penyerangan.
Kanit I PJR Tol Cikampek AKP Aris menjelaskan, para pelaku bersembunyi di semak-semak di pinggir jalan tol sebelum melancarkan aksinya.
“Kurang lebih sekitar 10 sampai 20 orang. Anak-anak muda yang melakukan penyerangan,” ujar Aris saat dikonfirmasi Pojokbekasi.
Menurutnya, para pelaku menggunakan batu yang telah disiapkan sebelumnya untuk menyerang bus rombongan Persebaya yang melintas.
“Mereka melakukan pelemparan batu dari semak-semak,” ungkapnya.
Baca Juga : Penyerangan Bus Suporter Persebaya di Tol Japek, Satu Kendaraan Pecah Kaca
Aris menambahkan, saat petugas tiba di lokasi, para pelaku langsung melarikan diri ke area persawahan dan kembali bersembunyi di semak-semak sekitar.
“Kami tiba di lokasi, para pelaku langsung berhamburan lari ke persawahan,” jelasnya.
Akibat kejadian tersebut, satu unit bus rombongan pendukung Persebaya mengalami kerusakan pada bagian kaca akibat lemparan batu.
“Satu bus mengalami pecah kaca,” katanya.
Untuk mengantisipasi penyerangan susulan, pihak kepolisian langsung melakukan pengawalan terhadap rombongan bus hingga keluar wilayah Jawa Barat.
“Kami lakukan pengawalan secara estafet sampai ke ruas Tol Cipali atau perbatasan Jawa Barat,” tutupnya.***




