BEKASI.POJOKSATU.ID - Penemuan mayat di TPU Kompleks BRI, Jalan KH Noer Ali, Kelurahan Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, menggegerkan warga. Seorang pria tanpa identitas ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di area pemakaman tersebut.
Pihak Polres Metro Bekasi Kota menduga korban merupakan korban tindak pidana pembunuhan. Dugaan ini disampaikan langsung oleh Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, berdasarkan hasil awal penyelidikan di lokasi kejadian.
“Dugaan sementara korban pembunuhan, karena tidak ada kejadian tawuran di sekitar TKP,” ujar Braiel, Selasa, 13 Januari 2026.
Baca Juga: Akhir Pelarian Pembunuh Terapis Spa, Polisi Ungkap Pelaku Sakit Hati Terhadap Korban
Hingga saat ini, identitas jasad tersebut belum berhasil diketahui. Korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk menjalani proses identifikasi lebih lanjut.
“Belum ditemukan identitasnya hingga sekarang. Korban saat ini masih di RS Polri Kramat Jati,” ungkap Braiel.
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menemukan sejumlah tanda kekerasan pada tubuh korban. Jasad ditemukan dengan kondisi leher terjerat ikat pinggang dan terdapat memar di bagian wajah.
Polisi masih terus mendalami penyebab pasti kematian korban sekaligus berupaya mengungkap identitasnya. Braiel pun meminta bantuan masyarakat untuk memberikan informasi apabila mengenali ciri-ciri korban.
“Kami mohon bantuan rekan-rekan media dan masyarakat. Sampai saat ini identitas korban belum kami temukan secara jelas,” tegasnya.
Baca Juga: Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pembunuhan Terapis Spa di Bekasi, Proses Penangkapan Berjalan
Braiel menambahkan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), jasad korban ditemukan dalam posisi tengkurap dan tertutup dedaunan di area TPU.
“Secara kasat mata terdapat luka memar di bagian muka. Dugaan sementara akibat benda tumpul, dan ini masih kami dalami,” jelasnya.
Secara fisik, korban diperkirakan masih berusia di bawah 17 tahun. Saat ditemukan, korban mengenakan celana panjang jeans berwarna biru dan kaos lengan panjang abu-abu, serta diketahui menggunakan kawat gigi atau behel.
Menurut Braiel, penemuan jasad bermula ketika sejumlah warga hendak berziarah ke TPU usai hujan. Sekitar pukul 13.00 WIB, warga melihat jasad korban dan segera melaporkannya ke Polsek Bekasi Barat.
“Penemuan jasad bermula saat sejumlah warga yang hendak berziarah berada di area TPU usai hujan. Sekira pukul 13.00 WIB, warga menemukan jasad korban dan langsung melaporkannya ke Polsek Bekasi Barat,” tutup Braiel.




