BEKASI.POJOKSATU.id - Polsek Tambun Selatan bergerak cepat merespons laporan warga terkait aktivitas sekelompok remaja yang masih mengenakan atribut sekolah di kawasan Jalan Diponegoro, tepatnya di sekitar PT Suzuki, Kecamatan Tambun Selatan, pada Kamis, 21 Mei 2026. malam.
Laporan tersebut diterima sekitar pukul 19.30 WIB, ketika warga merasa resah dengan keberadaan para remaja yang berkumpul di lokasi. Menindaklanjuti hal itu, petugas piket yang dipimpin IPTU Sandi langsung melakukan patroli serta penyisiran di area yang dimaksud.
Saat tiba di lokasi, petugas menemukan sekelompok remaja yang diduga terlibat dalam aksi vandalisme, seperti mencoret-coret pakaian. Aktivitas tersebut dinilai berpotensi mengganggu ketertiban umum dan memicu konflik antar kelompok.
Baca Juga: Polisi Ungkap Kasus Curanmor di Tambun Selatan, Temukan Senpi Rakitan dan Puluhan Peluru
"Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, kami kemudian mengamankan sebanyak 109 remaja dan membawa mereka ke Mapolsek Tambun Selatan guna dilakukan pendataan serta pembinaan," tutur Kapolsek Tambun Kompol Wuryanti, Kamis malam, 21 Mei 2026.
Selanjutnya, pihak kepolisian berkoordinasi dengan sekolah dan orang tua masing-masing pelajar agar datang ke Mapolsek. Sekitar pukul 23.30 WIB, setelah seluruh pihak hadir, Kapolsek Tambun Selatan memberikan arahan serta imbauan kepada para remaja tersebut.
Polisi juga menyatakan akan menjalin koordinasi lanjutan dengan pihak sekolah, Dinas Pendidikan, serta KCD Wilayah III guna merumuskan langkah bersama dalam mencegah kejadian serupa terulang.
"Setelah menjalani pembinaan, para pelajar tersebut dipulangkan kepada orang tua masing-masing. Kepolisian berharap peran keluarga dapat lebih optimal dalam melakukan pengawasan serta pembinaan terhadap anak-anak mereka," demikian kata dia.***




