BEKASI.POJOKSATU.id - Shohibul Kahfi (27 tahun) sudah 2 kali menjadi korban begal dalan kurun waktu 2 pekan.
Kejadian teranyar menimpa warga Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, itu pada Rabu, 28 Februari 2024. Begal terjadi di Jalan Raya Setu-Bantargebang
Sementara kejadian sebelumnya terjadi dalam waktu 2 pekan dari kejadian kemarin di wilayah Cibuntu, Kecamatan Cibitung.
Baca Juga: Rekaman CCTV Kurang Jelas, Polsek Setu Masih Berusaha Lacak Pelaku Begal
Di Cibuntu, Kahfi kehilangan motor Scoopy tahun 2016 yang sudah lunas kredit.
"Pelaku saat itu berjumlah empat orang dengan 2 motor," tutur dia saat dihubungi, Jumat, 1 Maret 2024.
Sementara kejadian kedua di Jalan Raya Setu-Bantargebang, Kahfi harus merelakan Honda BeAT kreditan yang bahkan belum memiliki nomor polisi karena masih baru diproses.
"Kalau kejadian yang kedua itu pelaku ramai-ramai lebih dari 2 motor dan menggunakan celurit," jelas Kahfi.
Baca Juga: Anggota Paspamres Gagalkan Aksi Begal di Setu, Saat Berangkat Kerja Dengar Teriakan Minta Tolong
Atas dua pengalaman pahit itu, Kahfi meminta polisi mengintensifkan patroli pada waktu rawan.
"Harapan saya petugas kepolisian lebih perbanyak patroli di atas jam 12 malam. Karena, banyak juga yang kerja malam dan semoga diberantas para begal yang sudah meresahkan masyarakat," demikian kata dia.
Sebelumnya juga terjadi aksi begal di Kecamatan Setu, tepatnya di Desa Lubangbuaya, pada Senin, 26 Februari 2024.***




