BEKASI.POJOKSATU.id - Sejumlah badan usaha milik daerah (BUMD) Jawa Barat belum dapat memaksimalkan potensi untuk menyumbang pendapatan asli daerah.

Anggota Komisi III DPRD Jawa Barat Ade Puspitasari berpendapat BUMD harus fokus pada peningkatan efisiensi operasional. Langkah ini bisa dilakukan dengan menerapkan teknologi baru dan memperbaiki sistem manajemen.

"Dengan operasional yang efisien, biaya bisa ditekan sehingga margin keuntungan bisa meningkat," ujar Ade Puspitasari, Minggu, 19 Mei 2024.

Baca Juga: Ade Puspitasari Sebut Beberapa BUMD Belum Optimal

Lanjut dia, langkah selanjutnya adalah diverfikasi produk dan layanan adalah kunci untuk menghadapi dinamika pasar. BUMD harus berani berinovasi dan menawarkan produk atau jasa baru yang relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.

"Ini akan membuka sumber pendapatan baru dan mengurangi risiko ketergantungan pada satu jenis produk atau jasa," tambahnya.

"Kualitas SDM yang tinggi adalah aset berharga. Pelatihan dan pengembangan berkelanjutan harus menjadi prioritas agar para pegawai BUMD dapat bekerja secara optimal dan adaptif terhadap perubahan," lanjut Ade Puspitasari.

Terakhir dia berpesan agar BUMD perlu melakukan inventarisasi dan optimalisasi aset yang dimiliki.

Baca Juga: Ade Puspitasari: Merger BUMD Diharapkan Dapat Optimalkan BUMD Baru

"Aset yang tidak produktif sebaiknya dialihkan atau dijual, sementara aset yang potensial harus dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk menghasilkan pendapatan tambahan," demikian kata dia.