BEKASI.POJOKSATU.id - Anggota DPRD Jawa Barat, Ade Puspitasari, mengungkapkan pandangannya mengenai makna kurban dalam konteks sosial dan kebersamaan.

Dalam perayaan Iduladha tahun ini, Ade menyoroti kurban bukan hanya sebagai ritual keagamaan, tetapi juga sebagai simbol solidaritas dan kepedulian terhadap sesama.

Ade Puspitasari menyampaikan bahwa esensi kurban adalah berbagi dengan sesama, terutama dengan mereka yang kurang beruntung.

Baca Juga: Ade Puspitasari Terima Aspirasi Warga: Menguatkan Hubungan Lewat Dialog

"Kurban merupakan bentuk nyata kepedulian dan solidaritas kita terhadap sesama, khususnya bagi mereka yang membutuhkan," ujarnya, Selasa, 18 Juni 2024.

Menurut Ade, kurban dapat memperkuat ikatan sosial dalam masyarakat.

"Saat kita berkurban, kita tidak hanya menjalankan kewajiban agama, tetapi juga mempererat rasa kebersamaan dan saling membantu dalam masyarakat," jelas dja.

Ia menambahkan bahwa dalam konteks sosial, kurban adalah momen untuk memperkuat nilai-nilai gotong royong dan persaudaraan.

Ade juga mengingatkan bahwa tindakan kurban bisa menjadi inspirasi untuk meningkatkan kepedulian sosial sepanjang tahun, tidak hanya pada saat Iduladha.

"Semangat berbagi yang ditunjukkan melalui kurban seharusnya menjadi motivasi bagi kita untuk terus berbuat baik dan membantu mereka yang kurang mampu setiap saat, bukan hanya saat hari raya," kata Ade.

"Melalui kurban, kita belajar tentang arti pengorbanan, keikhlasan, dan pentingnya berbagi rezeki. Ini adalah pelajaran yang sangat berharga bagi kita semua," demikian kata dia.***