BEKASI.POJOKSATU.ID – Astra melalui Yayasan Astra Bina Ilmu (YABI) dan Politeknik Astra (ASTRAtech) kembali menggelar seremoni kelulusan program Bachelor Professional Automotive Mechatronics Batch ke-5 di kampus ASTRAtech, Kawasan Industri Delta Silicon II Cikarang.

Program ini telah mengadopsi standar ujian baru secara global dan menjadi implementasi kedua di luar Jerman sejak 2024. Kali ini, PT Kalimantan Prima Persada (KPP) turut mengirimkan peserta, menandakan kebutuhan industri, termasuk sektor pertambangan, terhadap tenaga ahli di bidang alat berat.

Batch ke-5 berhasil meluluskan 12 peserta dari berbagai perusahaan dalam Grup Astra, seperti Toyota Sales Operation, Daihatsu Sales Operation, BMW Sales Operation, Isuzu Sales Operation, PT Astra Agro Lestari Tbk, PT Kalimantan Prima Persada, dan ASTRAtech.

Baca Juga: UNIQLO Grand Kota Bintang Resmi Dibuka, Hadirkan Konsep Neighborhood Store

Ketua Umum YABI, Erlan Krisnaring Cahyono, menegaskan bahwa program ini merupakan adaptasi dari sistem Meister Jerman dengan pendekatan berbasis keterampilan industri.

"Sertifikat internasional ini mencerminkan komitmen Astra dalam mencetak SDM unggulan untuk mendukung industri otomotif, agribisnis, dan pertambangan agar lebih siap menghadapi perkembangan teknologi," ujar Erlan.

Chief of Meister Examination Board–Automotive Meister-HWK Koblenz, Stefan Odenthal, mengapresiasi pencapaian para lulusan serta kontribusi ASTRAtech sebagai lembaga pendidikan yang berperan penting dalam industri otomotif Indonesia.

Baca Juga: DPRD Kota Bekasi Laporkan Aksi Demo yang Berujung Perusakan Fasilitas

CEO Isuzu Sales Operation, Anton Rusli, menambahkan bahwa industri otomotif terus berkembang pesat, sehingga tenaga kerja harus dibekali dengan keterampilan dan pengetahuan yang tepat.

"Program ini tidak hanya menciptakan tenaga kerja yang ahli secara teknis, tetapi juga memiliki wawasan bisnis yang kuat untuk mendorong pertumbuhan industri," pungkas Anton.***