BEKASI.POJOKSATU.ID - PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat puncak arus lalu lintas selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 terjadi pada Hari Raya Natal, Kamis, 25 Desember 2025.

Pada hari tersebut, sebanyak 57.555 kendaraan tercatat melintas melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama menuju wilayah timur Trans Jawa.

VP Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, menjelaskan bahwa volume kendaraan tersebut melonjak tajam hingga 98,10 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal yang berada di angka 29.054 kendaraan. Lonjakan ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat pada momen perayaan Natal.

Baca Juga: Gaji Pekerja Naik! Ini UMK 27 Kabupaten/Kota di Jawa Barat Tahun 2026, Bekasi Jadi Juara

"Secara kumulatif, sejak H-7 hingga Hari H libur Nataru 2025/2026 atau pada periode 18–25 Desember 2025, sebanyak 348.113 kendaraan tercatat bergerak ke arah timur Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama. Angka tersebut meningkat 49,59 persen dibandingkan volume normal sebanyak 232.712 kendaraan," kata dia.

Sementara itu, arus kendaraan dari wilayah timur Trans Jawa menuju arah sebaliknya juga mengalami kenaikan. Tercatat sebanyak 229.152 kendaraan melintas, atau naik 1,28 persen dibandingkan kondisi normal sebanyak 226.250 kendaraan.

Lonjakan lalu lintas tidak hanya terjadi di wilayah Jawa Barat, tetapi juga di ruas tol yang dikelola JTT di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Baca Juga: Update 24 Desember: Arus Kendaraan ke Timur Trans Jawa Naik 31 Persen

"Di Jawa Tengah, GT Kalikangkung mencatat 208.777 kendaraan menuju Semarang selama periode H-7 hingga Hari H, meningkat 66,95 persen dari lalu lintas normal. Arus keluar Semarang juga naik 26,33 persen dengan total 146.387 kendaraan," kata dia.

Peningkatan serupa terjadi di GT Banyumanik. Tercatat 275.827 kendaraan menuju Solo atau naik 53,77 persen dari kondisi normal. Sementara arus menuju Jakarta mencapai 187.983 kendaraan, meningkat 28,47 persen.

Di wilayah Jawa Timur, volume kendaraan di GT Warugunung menuju Surabaya mencapai 200.097 kendaraan atau naik 28,21 persen. Arus menuju Jakarta melalui gerbang tol yang sama juga meningkat 24,42 persen dengan total 193.287 kendaraan.

Selanjutnya, di GT Kejapanan Utama, sebanyak 231.356 kendaraan tercatat menuju Malang, meningkat 26,26 persen. Sedangkan arus ke arah Surabaya mencapai 225.693 kendaraan atau naik 16,14 persen.

Di GT Singosari, arus menuju Malang mencapai 130.650 kendaraan atau naik 20,97 persen, sementara kendaraan menuju Surabaya tercatat 119.883 kendaraan, meningkat 18,31 persen.

Baca Juga: Arus Kendaraan di Jabodetabek dan Jabar Naik Saat Libur Nataru, Jasa Marga Optimalkan Layanan

"PT Jasamarga Transjawa Tol mengimbau seluruh pengguna jalan tol Trans Jawa untuk selalu mengutamakan keselamatan, mengatur waktu perjalanan dengan baik, serta memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima," ucap Ria.

Pengguna jalan juga diminta memastikan kecukupan BBM, saldo uang elektronik, serta mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan.***