BEKASI.POJOKSATU.ID - Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) memastikan layanan LRT Jabodebek siap melayani seluruh lapisan masyarakat selama periode mudik Hari Raya Idul Fitri 2026.
Dengan perhatian khusus pada kelompok prioritas seperti lansia, penyandang disabilitas, ibu hamil, serta penumpang yang bepergian bersama anak.
Kesiapan tersebut ditandai dengan pemeriksaan menyeluruh terhadap fasilitas stasiun dan rangkaian kereta yang telah dilakukan pada 27 hingga 31 Januari 2026.
Baca Juga: Disdagperin Bekasi Siaga Jaga Harga dan Stok Pangan Jelang Ramadan
Pemeriksaan melibatkan 18 stasiun LRT Jabodebek serta seluruh armada yang beroperasi, guna memastikan aspek keselamatan, keamanan, kenyamanan, dan kemudahan akses berjalan optimal.
Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menyebutkan periode Lebaran menjadi momen krusial bagi layanan transportasi publik.
Terutama bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian lebih dalam perjalanan.
Baca Juga: Hampir Sebulan Banjir Mengepung, Ribuan Warga Bekasi Hidup dalam Keterisolasian
“Pada periode Lebaran, kebutuhan masyarakat terhadap transportasi publik yang aman dan dapat diandalkan meningkat signifikan. Melalui pemeriksaan menyeluruh ini, KAI memastikan seluruh sistem dan fasilitas LRT Jabodebek siap melayani mobilitas masyarakat secara tertib, nyaman, dan berkelanjutan,” ujar Radhitya, Selasa 3 Januari 2026.
Ia menjelaskan, perhatian khusus diberikan pada kesiapan fasilitas layanan prioritas, mulai dari lift, eskalator, guiding block, kursi prioritas, hingga akses peron yang ramah bagi pengguna kursi roda.
Selain itu, informasi visual dan audio juga dipastikan berfungsi dengan baik untuk membantu penumpang dengan kebutuhan khusus.
Baca Juga: Inflasi Awal Tahun Tertinggi di Jabar, Pemkot Bekasi Pasang Alarm Harga Jelang Ramadan
“Perhatian khusus diberikan pada fasilitas bagi lansia, penyandang disabilitas, ibu hamil, serta pengguna dengan anak, untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan tenang selama menggunakan LRT Jabodebek,” jelasnya.
Menurut Radhitya, kenyamanan pengguna menjadi bagian penting dari kesiapan layanan Lebaran, mengingat mobilitas masyarakat diperkirakan meningkat signifikan.
Dengan fasilitas yang inklusif, LRT Jabodebek diharapkan dapat menjadi pilihan utama transportasi publik yang aman dan ramah bagi semua kalangan.
Hasil pemeriksaan menyatakan bahwa seluruh layanan LRT Jabodebek telah memenuhi standar pelayanan minimum sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 63 Tahun 2019.
Baca Juga: Diguyur Hujan Deras, Bantaran Kali Bekasi Longsor hingga 6 Rumah Hancur
Standar tersebut mencakup aspek keselamatan, keamanan, keandalan, kenyamanan, kemudahan, serta kesetaraan layanan.
Melalui langkah ini, KAI menegaskan komitmennya menghadirkan LRT Jabodebek bukan hanya sebagai moda transportasi harian, tetapi juga sebagai sarana mobilitas inklusif saat periode Angkutan Lebaran.
Pemerintah berharap kehadiran layanan yang ramah kelompok prioritas dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap transportasi publik dan mendorong perjalanan mudik yang lebih aman, efisien, dan berkelanjutan.***




