BEKASI.POJOKSATU.ID - PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat adanya peningkatan signifikan volume lalu lintas selama periode libur panjang Wafat Yesus Kristus dan Kebangkitan Yesus Kristus (Paskah) pada 2–4 April 2026.

Sebanyak 111.461 kendaraan tercatat melintas menuju wilayah Timur Trans Jawa melalui Gerbang Tol Cikampek Utama. Jumlah ini meningkat 21,03 persen dibandingkan lalu lintas normal yang mencapai 92.096 kendaraan.

Corporate Secretary & Legal JTT, Ria Marlinda Paallo, mengungkapkan bahwa arus kendaraan dari arah Timur menuju Jakarta juga mulai mengalami kenaikan, khususnya pada Sabtu, 4 April 2026.

Baca Juga: Arus Kendaraan Keluar Jabotabek Tembus 516 Ribu Saat Libur Paskah, Naik 9,69 Persen

“Sementara itu, berdasarkan data lalu lintas harian pada Sabtu, 4 April 2026, pergerakan kendaraan dari wilayah Timur Trans Jawa menuju Jakarta mulai menunjukkan peningkatan," kata dia dalam keterangan resmi, Senin, 6 April 2026.

"Tercatat sebanyak 38.389 kendaraan melintas melalui GT Cikampek Utama, atau naik 39,40% dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 27.539 kendaraan. Untuk mengantisipasi peningkatan volume tersebut, JTT sempat memberlakukan contraflow dari KM 55 s.d. KM 47 arah Jakarta di Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek atas diskresi Kepolisian,”sambung Ria.

Ia menambahkan, selama periode yang sama, total kendaraan dari arah Timur menuju Jakarta melalui GT Cikampek Utama mencapai 106.386 kendaraan atau meningkat 29,63 persen dibandingkan kondisi normal sebesar 82.072 kendaraan.

Lonjakan lalu lintas juga terjadi di sejumlah ruas tol yang dikelola JTT Group di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Di Jawa Tengah, arus menuju Semarang melalui GT Kalikangkung mencapai 58.747 kendaraan atau naik 11,72 persen, sementara arus keluar Semarang meningkat 20,85 persen. Di GT Banyumanik, kendaraan menuju Solo tercatat 86.624 unit atau naik 16,37 persen, sedangkan arah Jakarta melonjak 28,14 persen.

Baca Juga: JTT Terapkan Contraflow KM 55–47 Arah Jakarta untuk Urai Kepadatan Lalu Lintas

Di wilayah Jawa Timur, peningkatan juga terlihat di sejumlah titik. Melalui GT Warugunung, kendaraan menuju Surabaya mencapai 68.651 unit atau naik 11,88 persen, sementara arah Jakarta naik 18,65 persen. Di GT Kejapanan Utama, arus menuju Malang mencapai 92.807 kendaraan atau meningkat 24,61 persen, dan arah Surabaya naik 20,39 persen. Sementara itu, di GT Singosari, kendaraan menuju Malang tercatat 52.516 unit atau naik 19,34 persen, dan arah Surabaya meningkat 23,52 persen.

JTT mengimbau seluruh pengguna jalan tol Trans Jawa untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan, merencanakan perjalanan dengan matang, memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima, serta menyiapkan bahan bakar dan saldo uang elektronik yang cukup sebelum memasuki jalan tol.***