BEKASI.POJOKSATU.id - Anggota Komisi III DPRD Jawa Barat Ade Puspitasari meminta Pemerintah Provinsi Jawa Barat lebih inovatif dalam meningkatkan pendapatan daerah.
Hal itu agar Pemerintah dapat mencapai target pendapatan daerah. Berdasarkan data, kata Ade, pendapatan daerah Jawa Barat tahun 2024 turun 4 persen. Tahun ini Pemprov Jabar memperoleh Rp31,4 triliun.
Ade juga mendukung Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin yang akan monitoring dan evaluasi kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) secara rutin.
Baca Juga: Jalani Pemeriksaan Dugaan Pelanggaran Netralitas ASN, Pj Wali Kota Bekasi Dicecar 30 Pertanyaan
“Untuk itu kami mendukung, agar BUMD yang tidak produktif dalam menyumbangkan PAD bisa dievaluasi," ucap dia, Senin, 21 Jamuari 2024.
Ade menjelaskan BUMD mempunyai potensi yang sangat besar terhadap PAD apabila dikelola secara profesional.
Dia mencontohkan banyak perusahaan swasta yang dikelola dengan baik dan dapat menyumbangkan penghasilan yang besar Oleh karena itu, yakin jika BUMD juga dijalankan secara profesional dan baik maka dapat menyebabkan penghasilan bagi pemerintah Jawa Barat.
"Jadi dengan rencana monitoring dan evaluasi secara rutin bagi BUMD ini kita harapkan dapat berpengaruh secara positif bagi pendapatan pemerintah Jawa Barat," kata dia.
Tahun ini Pemerintah provinsi Jawa Barat menargetkan pendapatan daerah sebesar 35,4 triliun.***




