BEKASI.POJOKSATU.id - Anggota Komisi III DPRD Jawa Barat Ade Puspitasari berharap badan usaha milik daerah (BUMD) Jawa Barat dapat meningkatkan performanya pada tahun 2024.
"Harapan kita semua BUMD dapat mencapai target yang telah ditentukan, dan menyumbang pendapatan daerah sehingga kita mencapai target tahun 2024 ini," ucap dia, Minggu, 21 Januari 2024.
Tahun ini Pemprov Jawa Barat mengajukan penyertaan modal pemerintah kepada PT Agronesia, salah satu persero daerah yang bergerak di bidang agrobisnis.
Baca Juga: Ade Puspitasari Sambut Baik 9 Propemperda Jawa Barat, Prakarsa DPRD tentang Raperda Hak Disabilitas
"Akhir 2023 kemarin kita kunjungan kerja ke BUMD, kita lihat banyak dari mereka yang tumbuh dengan positif," kata dia.
"Tapi, ada juga yang belum optimal menyumbangkan PAD sehingga tahun ini kita tahu belum mencapai target pendapatan daerah Jawa Barat," kata dia.
Berdasarkan data jabarprov.go.id, total pendapatan daerah Jawa Barat sebesar Rp31,6 triliun atau turun 4,87 persen dari tahun sebelumnya.
Angka itu antara lain berasal dari pendapatan asli daerah (PAD) Rp24 triliun, pajak daerah Rp21,6 triliun, kemudian pendapatan transfer Rp7,5 triliun, dan retribusi daerah 53,9 miliar.
Meski pada tahun 2023 tak mencapai target pendapatan daerah, tetapi Pempro Jawa Barat menargetkan pendapatan Rp35,88 triliun atau naik Rp4 triliun.***




