BEKASI.POJOKSATU.id - Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat menyoroti kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang belum mencapai target optimal sesuai perencanaan.
Anggota Komisi III DPRD Jawa Barat, Ade Puspitasari, beberapa BUMD telah menunjukkan kemandirian dan memberikan keuntungan bagi Jawa Barat, seperti BJB dan MUJ (Migas Utama Jabar), namun masih ada BUMD lain yang belum memenuhi harapan.
"Komisi III mengevaluasi kinerja BUMD yang dinilai masih belum optimal dalam mencapai targetnya untuk awal tahun 2024 ini," kata dia, Minggu, 19 Mei 2024.
Baca Juga: Ini Alasan Ade Puspitasari Pilih Sosialisasi Perda Jabar Nomor 3 Tahun 2021
"BUMD seperti BJB atau MUJ memberikan dividen atau keuntungan yang signifikan untuk Jawa Barat. Namun perusahaan-perusahaan yang lain masih belum memenuhi harapan kita semua dan masih harus mendapatkan pantauan dan dorongan," sambung Ade.
Ade menambahkan seluruh pimpinan dan anggota di Komisi III akan terus mengawasi, mendukung, dan mencari solusi atas kendala dan permasalahan yang dihadapi oleh BUMD.
Dengan demikian, seluruh BUMD Jabar diharapkan dapat memberikan kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang maksimal untuk provinsi.
"Kami (Komisi III) akan selalu mengawasi dan mendorong serta bersama-sama akan mencari dimana letak kendala dan permasalahan yang mereka hadapi," ucap dia.
"Tentu kita pun harus mencari cara dan solusi yang terbaik sehingga, seperti harapan kita semua, nantinya bisa memberikan kontribusi yang maksimal untuk Provinsi Jawa Barat," tutup Ade Puspitasari.




