BEKASI.POJOKSATU.ID - PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melaporkan bahwa arus balik Idulfitri 1447H/2026 dari wilayah Timur Trans Jawa menuju Jakarta masih menunjukkan volume tinggi hingga H+9. Selama periode Hari H hingga H+9 (21–30 Maret 2026), tercatat sebanyak 670.470 kendaraan melintasi Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama ke arah Jakarta, meningkat 135,77% dibandingkan kondisi normal sebanyak 284.375 kendaraan.

Corporate Secretary & Legal JTT, Ria Marlinda Paallo, menyampaikan bahwa secara kumulatif pada periode H-10 hingga H+9 (11–30 Maret 2026), jumlah kendaraan dari arah Timur Trans Jawa mencapai 846.535 unit atau naik 51,22% dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 559.820 kendaraan.

“Berdasarkan data lalu lintas periode H-10 hingga H+9 (11–30 Maret 2026), tercatat sebanyak 846.535 kendaraan dari wilayah Timur Trans Jawa atau meningkat 51,22% dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 559.820 kendaraan. Sementara itu, pada data shift 1 tanggal 31 Maret 2026, tercatat sebanyak 10.607 kendaraan atau meningkat 36,18% dari lalu lintas normal sebanyak 7.789 kendaraan. Data tersebut menunjukkan bahwa arus balik dari wilayah Timur Trans Jawa masih terus berlangsung,” jelas Ria, Selasa, 31 Maret 2026.

Baca Juga: WOM Finance Gelar RUPST dan RUPSLB 2026, Kinerja Keuangan Tumbuh dan Struktur Pengurus Diperbarui

Ia menambahkan, meski periode mudik dan balik mulai berakhir, JTT tetap mengoptimalkan layanan di GT Cikampek Utama dengan mengoperasikan 17 gardu tol arah Jakarta dan 13 gardu arah Jawa. Selain itu, potongan tarif sebesar 23% di ruas Tol Batang–Semarang masih diberlakukan hingga 31 Maret 2026.

“Seiring dengan berakhirnya periode arus mudik dan balik Idulfitri 1447H/2026, JTT tetap mengoptimalkan pelayanan di Gerbang Tol Cikampek Utama dengan mengoperasikan 17 gardu tol untuk arah Jakarta dan 13 gardu tol untuk arah Jawa," kata dia.

"Selain itu, melalui PT Jasamarga Semarang Batang, JTT masih memberlakukan potongan tarif tol sebesar 23% untuk seluruh transaksi di Ruas Jalan Tol Batang–Semarang yang berlaku hingga 31 Maret 2026. Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi pengguna jalan sekaligus membantu mendistribusikan lalu lintas,” ujarnya.

Sementara itu, kendaraan yang bergerak menuju wilayah Timur Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama tercatat sebanyak 340.444 unit, meningkat 20,26% dari kondisi normal.

Kenaikan volume kendaraan juga terpantau di sejumlah ruas tol di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Di wilayah Jawa Tengah, arus kendaraan dari Semarang melalui GT Kalikangkung mencapai 429.733 kendaraan atau naik 179,47%, sementara menuju Semarang tercatat 186.323 kendaraan. Di GT Banyumanik, kendaraan menuju Jakarta mencapai 446.796 unit, naik 135,94%.

Baca Juga: Per 29 Maret 2026, Arus Balik Lebaran 2026 Masih Meningkat

Adapun di Jawa Timur, peningkatan juga terlihat di beberapa titik seperti GT Warugunung, GT Kejapanan Utama, dan GT Singosari, baik untuk arah Jakarta, Surabaya, maupun Malang dengan lonjakan signifikan dibandingkan lalu lintas normal.

JTT mengimbau pengguna jalan tol Trans Jawa untuk tetap mengutamakan keselamatan dengan mempersiapkan perjalanan secara matang, memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima, serta memperhatikan kecukupan BBM dan saldo uang elektronik sebelum perjalanan.***