BEKASI.POJOKSATU.id – PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 332.357 kendaraan memasuki wilayah Jabotabek selama periode H+2 hingga H+3 libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026 atau pada Sabtu-Minggu, 16–17 Mei 2026.

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, mengatakan jumlah tersebut meningkat 3,75 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal yang mencapai 320.340 kendaraan.

Volume kendaraan tersebut merupakan akumulasi dari empat gerbang tol utama, yakni GT Cikampek Utama arah Trans Jawa, GT Kalihurip Utama arah Bandung, GT Cikupa arah Merak, serta GT Ciawi arah Puncak.

Baca Juga: SPMB SMA dan SMK Jawa Barat 2026 Dibuka 29 Mei, Ini Rincian Kuota Jalurnya

Berdasarkan data Jasa Marga, arus kendaraan yang masuk ke Jabotabek paling banyak berasal dari arah Timur atau kawasan Trans Jawa dan Bandung dengan total 161.262 kendaraan atau sekitar 48,5 persen dari total volume kendaraan.

Sementara kendaraan dari arah Selatan melalui kawasan Puncak tercatat sebanyak 88.010 kendaraan atau 26,5 persen. Sedangkan kendaraan dari arah Barat melalui Merak mencapai 83.085 kendaraan atau sekitar 25 persen.

Untuk kendaraan dari arah Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama di ruas Tol Jakarta-Cikampek tercatat sebanyak 77.302 kendaraan atau naik 21,25 persen dibanding kondisi normal.

Sedangkan kendaraan dari arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama di ruas Tol Cipularang mencapai 83.960 kendaraan atau meningkat 8,38 persen dari lalu lintas normal.

Secara keseluruhan, kendaraan yang masuk dari arah Timur mengalami kenaikan 14,19 persen dibandingkan kondisi biasa.

Di sisi lain, kendaraan dari arah Merak melalui GT Cikupa di ruas Tol Tangerang-Merak justru mengalami penurunan sebesar 11,20 persen dibanding lalu lintas normal.

Baca Juga: Jadwal Pilkades Serentak Kabupaten Bekasi 2026

Sementara arus kendaraan dari arah Puncak melalui GT Ciawi Tol Jagorawi tercatat meningkat 2,87 persen dibandingkan kondisi normal.

Rivan menambahkan, peningkatan volume kendaraan masih terjadi pada Minggu, 17 Mei 2026, dengan total kendaraan masuk Jabotabek mencapai 170.552 unit.

Menurutnya, secara kumulatif jumlah kendaraan yang masuk dan keluar Jabotabek melalui empat gerbang tol utama Jasa Marga selama periode libur panjang mencapai sekitar 1,5 juta kendaraan.

Meski terjadi lonjakan lalu lintas, Jasa Marga memastikan pengelolaan arus kendaraan tetap berjalan lancar berkat dukungan sistem digitalisasi dan pemanfaatan aplikasi Travoy oleh pengguna jalan.

Melalui aplikasi tersebut, pengguna jalan dapat memantau kondisi lalu lintas secara real-time melalui CCTV dan informasi perjalanan terintegrasi sehingga dapat merencanakan perjalanan dengan lebih baik.

Jasa Marga juga mengimbau masyarakat untuk memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan, termasuk mengecek bahan bakar, saldo uang elektronik, serta memanfaatkan rest area apabila merasa lelah selama berkendara.