BEKASI.POJOKSATU.id - Pergerakan masyarakat selama periode mudik dan arus balik Idulfitri 1447H/2026 meninggalkan jejak signifikan pada lalu lintas jalan tol di berbagai wilayah Indonesia. Dalam rentang H-10 hingga H+10 Lebaran, yakni 11–31 Maret 2026, PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division mencatat total 4.110.441 kendaraan melintas di ruas tol Regional Nusantara. Angka ini meningkat 7,43% dibandingkan kondisi normal yang berada di angka 3,8 juta kendaraan.
Lonjakan lalu lintas terlihat merata di sejumlah ruas strategis. Di Tol Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi, volume kendaraan mencapai 402.226 unit, naik 26,50% dari kondisi normal. Aktivitas menuju dan dari Bandara Kualanamu juga menunjukkan peningkatan signifikan, mencerminkan tingginya mobilitas penumpang udara selama periode Lebaran.
Peningkatan paling mencolok terjadi di Tol Balikpapan–Samarinda dengan lonjakan hingga 47,62%, disusul Tol Manado–Bitung yang mengalami kenaikan moderat sebesar 4,97%. Sementara itu, Tol Solo–Yogyakarta segmen Kartasura–Prambanan mencatat lonjakan paling tinggi, yakni 82,46%, menandakan tingginya arus wisata dan kunjungan ke wilayah Yogyakarta selama libur panjang.
Baca Juga: Tak Cukup Andalkan Bantargebang Bekasi, Kesadaran Warga Jadi Kunci Atasi Sampah Jakarta
Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan A. Purwantono, menyampaikan apresiasi kepada para pengguna jalan yang dinilai turut berkontribusi dalam menjaga kelancaran arus mudik dan balik.
"Kesadaran masyarakat dalam merencanakan perjalanan serta kesiapan berkendara menjadi faktor penting dalam menciptakan perjalanan yang aman dan nyaman," kata dia.
Di tengah tingginya mobilitas tersebut, Jasa Marga terus mengingatkan pengguna jalan untuk mempersiapkan perjalanan dengan matang. Kondisi kendaraan dan pengemudi harus dipastikan prima, kebutuhan bahan bakar serta saldo uang elektronik harus mencukupi, serta kepatuhan terhadap rambu dan arahan petugas tetap menjadi prioritas utama.
Baca Juga: Lonjakan Besar Saat Mudik, 3,5 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta, Ini Strategi Korlantas Polri
"Arus mudik dan balik Lebaran tahun ini pun tidak hanya mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat, tetapi juga menunjukkan semakin pentingnya kesiapan infrastruktur dan kolaborasi antara operator jalan tol dan pengguna jalan dalam menjaga kelancaran perjalanan nasional," demikian kata dia.***




