BEKASI.POJOKSATU.ID - Dalam upaya menjaga kelancaran arus balik Idulfitri 1447H/2026, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) bersama Kepolisian menerapkan rekayasa lalu lintas berupa contraflow di Ruas Tol Jakarta–Cikampek. Skema ini diberlakukan dari KM 70 hingga KM 36 arah Jakarta mulai pukul 18.19 WIB, Senin, 23 Maret 2026.
Kebijakan tersebut juga merupakan bagian dari dukungan terhadap penerapan rekayasa lalu lintas one way lokal guna mengurai kepadatan kendaraan yang meningkat selama periode arus balik.
Vice President Corporate Secretary & Legal PT JTT, Ria Marlinda Paallo, menjelaskan bahwa langkah ini diambil secara situasional berdasarkan kondisi di lapangan serta diskresi pihak Kepolisian.
Baca Juga: Pemudik Tujuan Bekasi Diminta Waspada, Ini Jadwal Puncak Arus Balik 2026
“Rekayasa lalu lintas ini diberlakukan secara situasional atas diskresi Kepolisian dengan mempertimbangkan kondisi lalu lintas di lapangan. JTT bersama Kepolisian terus melakukan pemantauan untuk memastikan kelancaran dan keselamatan pengguna jalan,” ujar Ria.
JTT juga mengingatkan pengguna jalan tol Trans Jawa untuk tetap mengedepankan keselamatan selama perjalanan. Masyarakat diminta merencanakan waktu perjalanan dengan matang serta memastikan kendaraan dalam kondisi prima dan layak jalan.
Selain itu, pengemudi diimbau untuk memastikan kecukupan bahan bakar, saldo uang elektronik, serta kondisi fisik sebelum memulai perjalanan agar perjalanan berlangsung aman dan nyaman.
Baca Juga: Jasa Marga Siapkan Diskon Tol dan Layanan Maksimal Hadapi Arus Balik Lebaran 2026
Untuk mendapatkan informasi terkini terkait kondisi lalu lintas, pengguna jalan dapat mengakses aplikasi Travoy atau menghubungi layanan One Call Center Jasa Marga di nomor 133 yang tersedia selama 24 jam.***




