BEKASI.POJOKSATU.ID - PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mengumumkan penghentian rekayasa lalu lintas berupa contraflow di KM 47 hingga KM 70 arah Cikampek, Ruas Tol Jakarta–Cikampek. Kebijakan tersebut dihentikan berdasarkan diskresi kepolisian pada pukul 18.02 WIB.

Sebelumnya, contraflow diterapkan secara situasional untuk mengurai kepadatan kendaraan yang mengarah ke Timur Trans Jawa. Dalam skema terakhir, rekayasa dilakukan dari KM 47 hingga KM 55 dengan satu lajur, lalu dilanjutkan dari KM 55 hingga KM 70 dengan dua lajur.

Vice President Corporate Secretary & Legal PT JTT, Ria Marlinda Paallo, menyampaikan kondisi lalu lintas saat ini di kedua arah telah kembali normal.

Baca Juga: Arus Mudik Meningkat, Volume Kendaraan di Tol Palikanci Naik hingga 13 Persen

“Saat ini lalu lintas di kedua arah terpantau kembali normal. JTT mengimbau kepada seluruh pengguna jalan tol Trans Jawa untuk tetap mengutamakan keselamatan dalam berkendara dengan mempersiapkan kondisi diri dan kendaraan sebelum melakukan perjalanan," kata dia.

"Pengguna jalan juga diharapkan memastikan kecukupan saldo uang elektronik serta mengikuti arahan petugas di lapangan dan rambu lalu lintas yang berlaku," kata dia.

Selain itu, tutur Ria, pengguna jalan juga diimbau untuk mengantisipasi potensi cuaca hujan di sejumlah wilayah dengan menjaga jarak aman antar kendaraan, memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, serta menyesuaikan kecepatan kendaraan dengan kondisi jalan.***