BEKASI.POJOKSATU.id - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Jawa Barat mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai modus penipuan yang mengatasnamakan lelang pemerintah.
Kepala Kanwil DJKN Jawa Barat Dudung Rudi Hendratna menegaskan, lelang resmi yang diselenggarakan KPKNL hanya menggunakan satu platform, yakni lelang.go.id.
“Untuk lelang yang diselenggarakan KPKNL, aplikasinya hanya satu, yaitu lelang.go.id. Tidak ada platform resmi lainnya,” kata Dudung dalam kegiatan Pekan Lelang Serentak Kemenkeu Satu Jawa Barat di KPP Madya Bekasi, Selasa, 22 September 2026.
Karena itu, masyarakat diminta berhati-hati apabila mendapatkan tawaran mengikuti lelang melalui platform atau jalur lain yang mengatasnamakan KPKNL.
Baca Juga: Mobil Tangki LPG Kecelakaan di Flyover Cawang Arah Bogor, Pertamina Koordinasi dengan Polisi
Dudung secara khusus mengingatkan masyarakat agar tidak menyetorkan uang jaminan ke rekening yang bukan merupakan rekening resmi KPKNL sebagaimana tercantum dalam informasi lelang.
“Kalau ada pihak yang menawarkan lelang melalui jalur lain, kemudian meminta uang jaminan untuk disetor ke rekening yang bukan rekening resmi KPKNL, harus diwaspadai,” ujarnya.
Ia menegaskan, informasi mengenai barang yang dilelang, mekanisme pendaftaran, jadwal, hingga pembayaran uang jaminan tersedia melalui kanal resmi.
“Lelang resmi diselenggarakan melalui lelang.go.id. Uang jaminan juga disetorkan ke nomor rekening KPKNL sebagaimana tercantum dalam informasi lelang,” katanya.
Dudung meminta masyarakat tidak mudah percaya apabila ada pihak yang menawarkan lelang dengan mekanisme berbeda dari prosedur resmi pemerintah.
“Kalau ada perorangan atau pihak lain yang menawarkan lelang dengan mekanisme berbeda, itu bisa dipastikan sebagai penipuan. Jadi jangan dipercaya,” tegasnya.
Ia berharap informasi tersebut dapat disebarluaskan sehingga masyarakat yang berminat mengikuti lelang dapat melakukan transaksi melalui mekanisme resmi dan terhindar dari penipuan.***




